BACA JUGA:Heboh Kelapa Muda Jadi Menu MBG di Muara Badak Kaltim, Polres dan SPPG Beri Klarifikasi
BACA JUGA:Viral Sajikan Telur dan Jagung Mentah di Menu MBG, SPPG Lebak Banten Minta Maaf
Menurut Dedi, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan jumlah temuan tidak sebanyak yang dilaporkan.
“Yang ditemukan hanya satu, itu pun sudah kami simpan sebagai bukti,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian.
Insiden ini menjadi sorotan publik karena menyangkut program pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah.
Temuan belatung dalam makanan tentu menimbulkan pertanyaan serius mengenai kualitas pengawasan, distribusi, dan standar kebersihan penyedia makanan.
Ke depan, transparansi dan evaluasi ketat diperlukan agar program MBG benar-benar memberi manfaat tanpa menimbulkan keresahan.