bacakoran.co

Heboh Kelapa Muda Jadi Menu MBG di Muara Badak Kaltim, Polres dan SPPG Beri Klarifikasi

Video kelapa muda di SD Muara Badak bikin heboh. Polres Bontang ungkap fakta: siswa terima paket MBG lengkap, bukan hanya kelapa!/Kolase Bacakoran.co--Instagram @pembasmii.kehaluan

PALEMBANG, BACAKORAN.CO – Sebuah video pembagian menu pengganti Makanan Bergizi (MBG) berupa kelapa muda di SD Negeri 001 Muara Badak, Kutai Kartanegara, mendadak viral di media sosial dan memicu beragam komentar warganet. 

Potongan video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Jumat (13/2/2026) itu memperlihatkan siswa menerima satu buah kelapa muda utuh dalam kantong plastik. 

Publik pun ramai mempertanyakan kelayakan menu tersebut.

Namun, hasil penelusuran resmi Polres Bontang membuktikan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya utuh.

Klarifikasi Polres Bontang

BACA JUGA:Guru Honorer Gugat UU APBN 2026 ke MK, Efek Program MBG Dinilai Menggerus Anggaran Pendidikan

BACA JUGA:Puluhan Siswa SMKN 4 Pati Diduga Keracunan MBG, Pemkab Auto Kirim Sampel Lauk-Sayur ke Laboratorium

Merespons polemik yang berkembang, Polres Bontang bergerak cepat dengan melakukan deteksi dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) pada Sabtu (14/2/2026). 

Kasi Humas Polres Bontang, AKP Dany, menegaskan bahwa menu yang dibagikan kepada siswa bukan hanya kelapa muda, melainkan satu paket lengkap sesuai ketentuan program MBG.

“Berdasarkan hasil pengecekan, menu yang diberikan bukan hanya kelapa muda, tetapi satu paket lengkap berisi kelapa muda, roti abon ukuran sedang, telur rebus, dan susu,” jelas AKP Dany.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh potongan video tanpa konteks. 

“Bijaklah dalam bermedia sosial, jangan langsung percaya pada potongan gambar yang bisa menimbulkan persepsi keliru,” tambahnya.

Penjelasan Pihak Sekolah dan SPPG

Kepala SPPG Gas Alam Badak 1, Abdi Nolima, turut memberikan klarifikasi. 

Menurutnya, penggunaan kelapa muda sebagai menu alternatif dilakukan karena keterbatasan stok buah pada minggu tersebut. 

Buah jeruk yang tersedia tidak dibagikan karena pertimbangan kesehatan jika dikonsumsi bersamaan dengan susu.

Heboh Kelapa Muda Jadi Menu MBG di Muara Badak Kaltim, Polres dan SPPG Beri Klarifikasi

Rida Satriani

Rida Satriani


palembang, bacakoran.co – sebuah video pembagian menu pengganti makanan bergizi () berupa kelapa muda di sd negeri 001 muara badak, kutai kartanegara, mendadak viral di media sosial dan memicu beragam komentar warganet. 

potongan video yang diunggah ulang oleh akun instagram @pembasmii.kehaluan pada jumat (13/2/2026) itu memperlihatkan siswa menerima satu buah utuh dalam kantong plastik. 

publik pun ramai mempertanyakan kelayakan menu tersebut.

namun, hasil penelusuran resmi polres bontang membuktikan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya utuh.

klarifikasi polres bontang

merespons polemik yang berkembang, polres bontang bergerak cepat dengan melakukan deteksi dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) pada sabtu (14/2/2026). 

kasi humas polres bontang, akp dany, menegaskan bahwa menu yang dibagikan kepada siswa bukan hanya kelapa muda, melainkan satu paket lengkap sesuai ketentuan program mbg.

“berdasarkan hasil pengecekan, menu yang diberikan bukan hanya kelapa muda, tetapi satu paket lengkap berisi kelapa muda, roti abon ukuran sedang, telur rebus, dan susu,” jelas akp dany.

ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh potongan video tanpa konteks. 

“bijaklah dalam bermedia sosial, jangan langsung percaya pada potongan gambar yang bisa menimbulkan persepsi keliru,” tambahnya.

penjelasan pihak sekolah dan sppg

kepala sppg gas alam badak 1, abdi nolima, turut memberikan klarifikasi. 

menurutnya, penggunaan kelapa muda sebagai menu alternatif dilakukan karena keterbatasan stok buah pada minggu tersebut. 

buah jeruk yang tersedia tidak dibagikan karena pertimbangan kesehatan jika dikonsumsi bersamaan dengan susu.

selain paket ringan berisi kelapa muda, roti abon, telur rebus, dan susu, siswa juga menerima menu basah berupa nasi putih, telur kecap, tahu goreng tepung, tumis wortel jagung, serta semangka. 

total sebanyak 262 siswa menerima menu tersebut dengan antusias.

abdi mengakui bahwa unggahan video yang hanya menampilkan pembagian kelapa muda tanpa memperlihatkan keseluruhan paket menu menjadi pemicu kesalahpahaman. 

“kami memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi. ke depan, sistem perencanaan menu akan kami perbaiki agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” ujarnya.

situasi tetap kondusif

dengan adanya klarifikasi dari polres bontang dan pihak sekolah, situasi di muara badak tetap kondusif. 

polres bontang menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan preventif, edukatif, dan humanis dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta menangkal disinformasi di ruang digital.

kasus ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan konten di media sosial. 

potongan video tanpa konteks dapat menimbulkan persepsi keliru dan memicu polemik yang sebenarnya bisa dihindari.

Tag
Share