BACAKORAN.CO - Upaya meningkatkan literasi nasional terus digencarkan pemerintah melalui Kementerian Sosial.
Salah satu langkah nyata dilakukan dengan menggelar pelatihan bagi para pengelola perpustakaan sekolah rakyat di kawasan BSD, Kabupaten Tangerang, pada April 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa pengelola perpustakaan memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam meningkatkan minat baca siswa.
Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang dikelola dengan baik akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran di sekolah rakyat.
BACA JUGA:Gaspol! Bansos Kemensos 2026 Fix Cair Periode April ini, Cek Jadwal dan Cara Klaimnya di Sini
Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menghadirkan perpustakaan modern di setiap sekolah rakyat.
Program ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar terhadap pengembangan budaya literasi sejak usia dini.
Gus Ipul menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memiliki kedekatan emosional dengan dunia literasi.
Sejak kecil, Presiden dikenal gemar membaca dan bahkan memiliki koleksi perpustakaan pribadi yang menjadi inspirasi dalam mendorong pembangunan perpustakaan di sekolah-sekolah.
BACA JUGA:Ih Ngeri, Warga Tulung Selapan Angkat Buaya Besar Tanpa Alat Pengaman
Dari inspirasi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Sosial berkomitmen menghadirkan perpustakaan berkualitas yang tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang belajar yang menyenangkan dan interaktif bagi siswa.
Pelatihan yang diberikan kepada para pengelola perpustakaan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan koleksi buku, sistem administrasi, hingga strategi menarik minat baca siswa.
Dengan begitu, perpustakaan tidak lagi dianggap sebagai tempat yang membosankan, tetapi menjadi pusat aktivitas belajar yang aktif.
BACA JUGA:Perpustakaan Sumsel Bakal Usulkan Naskah Kuno Karya Abdus Somad Al Palimbani Sebagai IKON
Program pengembangan perpustakaan sekolah rakyat sendiri telah dirancang sejak tahun 2025.