Viral! Tarif Sewa Fasilitas UI Tembus Rp50 Juta Picu Polemik Komersialisasi Kampus, Simak Rincian Biayanya

Kamis 16 Apr 2026 - 11:02 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Agung

BACAKORAN.CO – Jagat media sosial kembali memanas setelah viral grup chat vulgar mahasiswa FH UI kini perbedabtan kembali terjadi setelah beredarnya sebuah dokumen terkait kebijakan Tarif Sewa Fasilitas UI yang kabarnya mulai diberlakukan untuk pihak internal universitas.

Fenomena ini memicu perdebatan publik secara luas mengenai dugaan praktik Komersialisasi Kampus PTN-BH, di mana perguruan tinggi negeri dituntut untuk mencari sumber pendapatan mandiri demi kelangsungan operasional institusi.

Isu mengenai Tarif Sewa Fasilitas UI ini pertama kali mencuat dan menjadi perbincangan hangat melalui platform media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) pada tanggal 15 April 2026.

Seorang pengguna dengan akun X @tukhatiygterluk (i'm handsome when i cry) mengunggah sebuah tangkapan layar dokumen bertajuk "Standar Tarif Sewa Ruangan, Gedung, Dan Area Terbuka Di Universitas Indonesia".

BACA JUGA:Tingkah Bikin Geram, Komisi III DPR Desak Kasus Mahasiswa FH UI untuk Segera Diusut Tuntas: Alarm Penting!

Cuitan yang terpantau telah menembus angka 10 ribu tayangan tersebut langsung mendapat sorotan tajam karena dokumen itu secara gamblang menargetkan penyewa dari kalangan internal.

Banyak pihak menilai langkah ini sebagai bentuk nyata dari Komersialisasi Kampus PTN-BH yang mengesampingkan fungsi utama ruang akademik.

Dalam dokumen yang beredar, tercantum rincian Tarif Sewa Fasilitas UI yang dinilai sangat fantastis, terutama jika dibebankan kepada organisasi mahasiswa tingkat fakultas maupun universitas.

Sebagai contoh, biaya penyewaan gedung Balairung dipatok pada angka Rp50.000.000 per hari, sementara Auditorium Balai Purnomo Prawiro mencapai Rp30.000.000 per hari.

BACA JUGA:Nekat Live Sidang FH UI, Ini Sosok Akun Dikidoy Bongkar Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa

Bahkan untuk penggunaan area terbuka seperti Boulevard dikenakan biaya Rp12.500.000 per hari.

Kekecewaan Mahasiswa Terhadap Kebijakan Rektorat

Gelombang protes sangat terasa di kolom balasan cuitan tersebut.

Akun @tukhatiygterluk menyatakan bahwa kebijakan Tarif Sewa Fasilitas UI ini sangat membatasi ruang gerak mahasiswa yang tergabung dalam himpunan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

"Sangat disayangkan munculnya kebijakan tarif penyewaan fasilitas yang sekarang justru diberlakukan untuk pihak internal ui! @univ_indonesia sendiri. Kebijakan ini bikin banyak orang mempertanyakan lagi, sebenarnya kampus ini mau dibawa ke arah mana," tulis akun @tukhatiygterluk.

BACA JUGA:Setelah UI Giliran UNPAD! Suka Minta Foto 'Bikini' Guru Besar Diduga Lakukan Pelecehan ke Mahasiswa Exchange

Kategori :