BACAKORAN.CO - Pelatih Timnas Indonesia U17 Kurniawan Dwi Yulianto meminta maaf atas kekalahan dari Malaysia. Namun dia tetap meminta semua pihak memberikan dukungan terhadap pemain.
"Saya pribadi mohon maaf atas hasil tidak memuaskan ini. Saya tetap apresasi pemain atas kerja keras mereka," jelas Kurniawan.
"Ini akan menjadi bahan evaluasi kami. Untuk fokus bermain 90 menit. Tadi karena kesalahan kita akhirnya menjadi gol untuk lawan," lanjutnya.
Timnas Indonesia U17 kalah dari Malaysia 0-1 pada laga kedua penyisihan Grup A ASEAN U17 Boys Championship 2026. Gol tunggal Malaysia lahir dari tandukan Muhammad Fareez Danial menit ke-33.
Bola yang meluncur ke gawang tidak bisa diantisipasi kiper Timnas Indonesia U17 Noah Leo Duvert yang gagal menghalau bola meski sudah ikut melompat.
Timnas Indonesia U17 merespons gol itu dengan bermain lebih agresif di babak kedua. Bermain lebih tenang dan mengurung pertahanan Malaysia U17 tidak bisa mengubah hasil akhir.
Beberapa peluang tercipta namun tidak bisa berbuah gol. Timnas Indonesia U17 sempat kecolongan tiga kali usai pemain Malaysia U17 sukses mengirimkan bola ke gawang.
Beruntung beberapa peluang itu masih belum on target. Meskipun ada bola yang tipis menyamping melalui sepakan Ahmad Muzakif usai maksimalkan skema serangan balik.
Pemain Indonesia juga terus menekan bahkan hampir sepanjang babak kedua memaksa Malaysia U17 bermain setengah lapangan. Hingga waktu normal dan tambahan waktu 6 menit berjalan, skod 0-1 tetap bertahan dan Indonesia harus akui keunggulan Malaysia U17.
BACA JUGA:4 Gol Timnas Indonesia U17 Jadi Modal Hadapi Laga Kedua ASEAN U-17 Boy's Championship 2026
Hasil ini mengejutkan karena Indonesia u17 masuk lapangan dengan kepercayaan diri tinggi usai menang 4-0 atas Timor Leste U17. Sebaliknya Timor Leste U17 di hari yang sama kalah 0-4 atas Vietnam.
Kurniawan siap tanggung jawab atas kekalahan timnya dari Malaysia 0-1.-PSSI-
Atas kekalahan ini, Indonesia U17 terancam tidak lolos ke babak selanjutnya. Ini karena kini Indonesia ada di posisi ketiga klasemen Grup A meski memiliki poin sama dengan Malaysia.
Malaysia berhak berada di atas Indonesia atau di posisi kedua karena unggul head to head dengan Indonesia U17. Sementara Vietnam menguasai klasemen dengan dua kemenangan dan tabungan 14 gol.