BACAKORAN.CO - Pelatih Timnas Indonesia U17 Kurniawan Dwi Yulianto menebar optimisme. Bahwa dia memiliki resep mengembalikan mental tanding pemain usai kalah 0-1 dari Malaysia.
Kurniawan yakin memiliki resep bagaimana kembalikan mental tanding pemain kembali bagus. Ini karena dia juga mantan pemain.
Sebagai mantan pemain, Kurniawan telah berulang kali alami kekalahan. Dia juga kerap bangkit usai alami masa sulit tersebut.
Apalagi Kurniawan saat menjadi pemain kenyang pengalaman. Dia merupakan satu-satunya pemain Indonesia yang sempat menjadi bagian dari Samdoria, klub legendaris di Italia, pada 1994
BACA JUGA:Kurniawan Siap Tanggung Jawab Usai Timnas Indonesia U17 Kalah 0-1 dari Malaysia
Kemudian dia menjadi bagian dari Timnas Indonesia sejak 1995 hingga 2005. Sebagai pelatih, Kurniawan sempat menimba ilmu di klub Italia, Como 1907, sebagai asisten pelatih pada 2021 hingga 2024.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya tidak bisa memberikan kemenangan. Saya tahu sebesar apa kekecewaan kita apalagi kekalahan itu terjadi saat melawan Malaysia," terang Kurniawan.

Pemain Timnas Indonesia U17 sudah berjuang keras saat hadapi Malaysia-PSSI-
"Namun ini sepak bola. Harus tetap jalan. Tidak boleh down atas hasil ini. Kita tahu bagaimana menjadi pemain, jadi ini menjadi tugas kami bagaimana kembalikan mental sebelum lawan Vietnam," tukasnya.
Kurniawan yakin anak asuhnya bisa kembali bangkit. Ini karena mereka sejatinya telah bermain baik saat melawan Malaysia.
BACA JUGA:Timnas Indonesia U17 Terancam Tersingkir dari ASEAN U17 Boys Championship 2026 Usai Kalah dari Malaysia
Timnas Indonesia U17 tidak memberikan peluang pemain Malaysia kembangkan permainan. Terutaam di babak kedua.
Pemain Timnas Indonesia U17 terus melakukan pressing. Hingga memaksa Malaysia bermain setengah lapangan dan hanya bisa melakukan umpan-umpan lambung untuk lakukan counter attack.
"Kita dominasi babak kedua. Kita secara taktikal sudah tahu bawah mereka akan main lop lop. Kita lakukan attacking lewat wing player dan itu cukup bnerhasil," jelasnya.
Kurniawan Yakin Bisa Kembalikan Mental Pemain Usai Kalah dari Malaysia
Kumaidi
Kumaidi
bacakoran.co - pelatih timnas indonesia u17 kurniawan dwi yulianto menebar optimisme. bahwa dia memiliki resep mengembalikan mental tanding pemain usai kalah 0-1 dari malaysia.
kurniawan yakin memiliki resep bagaimana kembalikan mental tanding pemain kembali bagus. ini karena dia juga mantan pemain.
sebagai mantan pemain, kurniawan telah berulang kali alami kekalahan. dia juga kerap bangkit usai alami masa sulit tersebut.
apalagi kurniawan saat menjadi pemain kenyang pengalaman. dia merupakan satu-satunya pemain indonesia yang sempat menjadi bagian dari samdoria, klub legendaris di italia, pada 1994
kemudian dia menjadi bagian dari timnas indonesia sejak 1995 hingga 2005. sebagai pelatih, kurniawan sempat menimba ilmu di klub italia, como 1907, sebagai asisten pelatih pada 2021 hingga 2024.
"saya mohon maaf sebesar-besarnya tidak bisa memberikan kemenangan. saya tahu sebesar apa kekecewaan kita apalagi kekalahan itu terjadi saat melawan malaysia," terang kurniawan.

pemain timnas indonesia u17 sudah berjuang keras saat hadapi malaysia-pssi-
"namun ini sepak bola. harus tetap jalan. tidak boleh down atas hasil ini. kita tahu bagaimana menjadi pemain, jadi ini menjadi tugas kami bagaimana kembalikan mental sebelum lawan vietnam," tukasnya.
kurniawan yakin anak asuhnya bisa kembali bangkit. ini karena mereka sejatinya telah bermain baik saat melawan malaysia.
timnas indonesia u17 tidak memberikan peluang pemain malaysia kembangkan permainan. terutaam di babak kedua.
pemain timnas indonesia u17 terus melakukan pressing. hingga memaksa malaysia bermain setengah lapangan dan hanya bisa melakukan umpan-umpan lambung untuk lakukan counter attack.
"kita dominasi babak kedua. kita secara taktikal sudah tahu bawah mereka akan main lop lop. kita lakukan attacking lewat wing player dan itu cukup bnerhasil," jelasnya.
"namun di finishing kita masih perlu ditingkatkan karena beberapa peluang kita ciptakan dan tidak buahkan gol," ungkapnya.
sementara dari pemain, chiko yarangga menyebut bahwa para pemain sudah mengeluarkan kemampuan maksimal. namun memang upaya yang dilakukan belum membuahkan gol.
"kami sudah bekerja keras. hasil ini menjadi evaluasi kami melawan vietnam nanti," tukasnya.