BACAKORAN.CO - Peluang Indonesia juara di ASEAN U17 Boys Championship 2026 tipis usai kalah dari Malaysia 0-1. Namun Pelatih Timnas Indonesia U17 Kurniawan Dwi Yulianto tidak mau menyerah begitu saja.
Pelatih Kurniawan tetap percaya diri usai anak asuhnya dikalahkan 0-1 oleh Malaysia. Dia yakin bisa mengatasi masalah internal tim dengan memaksimalkan waktu 2 hari recovery.
"Sepak bola itu apapun bisa terjadi. 2 hari rest akan kami coba bangkitkan semnagat pemain," ungkap Kurniawan.
"Kami juga akan siapkan taktikal untuk main tanggal 19 melawan Vietnam," tegasnya.
BACA JUGA:Kurniawan Siap Tanggung Jawab Usai Timnas Indonesia U17 Kalah 0-1 dari Malaysia
Peluang Indonesia menapaki jalur juara memang tipis usai kekalahan 0-1 dari Malaysia. Ini karena kekalahan itu menempatkan Indonesia peringket ketiga klasemen sementara Grup A.
Meski sama-sama koleksi tiga angka dari hasil satu kemenangan, Malaysia berhak menjadi runner up di Grup A karena menang head to head atas Indonesia.
Sementara Malaysia kemungkinan besar bisa menambah tiga angka lagi di pertandingan terkahir Grup A. Tim yang akan mereka hadapi adalah tim terlemah di Grup A, yaitu Timor Leste U17.
Timnas masih percaya diri berpeluang ke babak selanjutnya usai kalah dari Malaysia 0-1. -PSSI-
Timor Leste babak belur di dua laga sebelumnya. Mereka kalah 0-4 atas Indonesia dan menyerah 0-10 atas Vietnam di laga keduanya.
Sementara Indonesia, di laga penutup Grup A akan hadapi Vietnam. Vietnam telah menunjukkan bahwa mereka tim paling kuat di grup ini dengan tabungan 14 gol tanpa kebobolan dari dua pertandingan yang telah dijalani.
Vietnam dengan modal itu, berpeluang besar lolos ke babak semifinal.
Ajang ini diikuti 12 tim dibagi menjadi tiga grup dengan masing-masing grup diisi empat tim. Juara masing-masing grup lolos ke babak semifinal.
Grup B, pemuncak klasemen masih diperebutkan oleh Laos, Thailand, dan Myanmar. Kemudian kandidat kuat dari Grup C adalah Australia.