BACAKORAN.CO - Semen Padang terancam terdegradasi. Mereka membuka kans temani PSBS Biak yang kemungkinan besar terdegradasi musim ini.
Semen Padang terancam terdegradasi karena kesulitan menang. Mereka bahkan catatkan tiga kalah beruntun.
Ini setelah di pekan ke-28 Super League 2025/26, Semen Padang takluk 0-2 dari tamunya, Persijap Jepara di Stadion KH Agus Salim, Padang.
Kekalahan itu membuat perolehan poin Semen Padang mandek di angka 20 dari 28 pertandingan. Mereka kini ada di peringkat ke-17 klasemen sementara.
Dengan sisakan 6 laga, sulit untuk Semen Padang keluar dari zona degradasi. Mengingat, Persis Solo juga sengan bersemangat mengoleksi poin demi poin. Mereka termotivasi menjauh dari kejaran degradasi.
BACA JUGA:Pemain Semen Padang Punya Motivasi Tambahan Kalahkan Persijap
Karena itu, pemain Semen Padang FC, Ricky Ariansyah tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai kalah pada laga pekan ke-28 Super League 2025/26.
Semen Padang kalah 0-2 dari tamunya, Persijap Jepara di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/4).
“Bagi saya, laga kali ini, apapun itu, kita memang kalah. Mohon maaf untuk masyarakat Sumatera Barat. Namun tentunya kita akan tetap berjuang sampai akhir kompetisi,” ucap Ricky Ariansyah.
Pemain berposisi asli sebagai gelandang bertahan dan belakangan akrab dimainkan sebagai bek itu menyebut tidak mau mencari kambing hitam untuk kekalahan yang ada.
Kehadiran Imran Nahumarury belum bisa lepaskan Semen Padang dari jeratan zona degradasi -I.League-
“Kekalahan ini adalah murni kesalahan kita dan kita harus berbenah lagi,” Ricky menambahkan.
BACA JUGA:Persib Minus 2 Pemain Asing Hadapi Semen Padang, Siapa Saja Mereka?
Ricky Ariansyah adalah pemain yang sudah dua musim ini berada di Semen Padang.
Di musim pertamanya lalu, Ricky juga merasakan kerasnya perjuangan Semen Padang untuk terlepas dari zona merah yakni hingga laga pekan terakhir.