Ambisi besar ini tak lepas dari dorongan pemerintah di bawah kepemimpinan Lee Jae Myung.
Sektor pariwisata ditempatkan sebagai industri strategis nasional.
Gelombang Hallyu atau K-Culture tak lagi hanya dianggap tren hiburan, melainkan pintu masuk pertumbuhan ekonomi nyata.
Wisata menjadi jembatan agar pengalaman budaya tidak berhenti di layar, tetapi bisa dirasakan langsung di tanah Korea.
Multiple Entry Visa dan Kemudahan ASEAN
Selain program bebas visa grup, pemerintah juga merancang kebijakan multiple entry visa hingga 10 tahun.
Kebijakan ini ditujukan bagi warga dari negara tertentu di Asia, termasuk kawasan ASEAN, yang memiliki riwayat kunjungan ke Korea Selatan.
Strategi ini menyasar wisatawan loyal agar dapat berkunjung lebih sering tanpa prosedur berulang.
Dampaknya diprediksi akan meningkatkan frekuensi perjalanan serta memperkuat hubungan pariwisata antarnegara.
Sistem Imigrasi Otomatis Diperluas
Reformasi tidak berhenti pada kebijakan visa.
BACA JUGA:3 Desain Kamar Aesthetic ala Korea yang Bikin Hidupmu Terasa Seperti Didrama!
Korea Selatan juga memperluas sistem automated immigration clearance yang sebelumnya terbatas.
Dengan sistem ini, proses masuk di bandara menjadi lebih cepat dan efisien.
Langkah ini penting untuk menghindari hambatan klasik seperti antrean panjang, terutama saat jumlah wisatawan terus meningkat.