BACAKORAN.CO – Gerakan massal boikot atau cancel culture kini tengah menghantam selebgram Jule dan kekasihnya Safrie menyusul unggahan kontroversial.
Publik secara serentak menyerukan aksi lapor akun massal demi memutus ruang digital bagi figur yang dianggap memberikan dampak negatif bagi masyarakat.
Langkah tegas ini diambil karena keresahan netizen terhadap konten yang melibatkan anak di bawah umur sebagai bahan lelucon vulgar.
Desakan Unfollow Massal bagi Influencer Besar
Berdasarkan pantauan di Threads dan X, gerakan ini dipicu oleh kegeraman publik yang melihat Jule masih mendapatkan dukungan secara tidak langsung dari rekan sesama figur publik.
Unfollow Massal bagi Influencer Besar--Threads/shyta6
Akun @shyta6 dalam unggahannya pada 29 April 2026, yang telah mendapatkan lebih dari 1.500 suka, mempertanyakan sikap para influencer besar yang masih mengikuti akun Instagram Jule.
Beberapa nama besar seperti Ria Ricis, Rossa, Kiky Saputri, hingga Fitri Tropica terseret dalam pusaran kritik tersebut.
"Beberapa influencer yg masih follow JULE. @nadshavv @kikysaputrii dll please lah kak lebih bijak lagi. Gimana yg lain mau cancle culture kalau kalian aja masih follow Jule," tulis akun @shyta6 sebagai bentuk protes keras terhadap rekan sejawat Jule.
Di sisi lain, akun @sadampermana_w juga secara terang-terangan membagikan tangkapan layar saat dirinya melaporkan akun Instagram @juliaprt7 yang memiliki 1,6 juta pengikut.
Unggahan dengan narasi singkat "CANCEL CULTURE" tersebut menjadi pemantik bagi netizen lain untuk melakukan hal serupa guna menghilangkan eksistensi akun tersebut secara permanen dari ruang digital.
Meski gerakan ini sangat masif, terdapat diskusi menarik mengenai efektivitas boikot di Indonesia.
Akun @gatauahdark dalam komentarnya yang mencapai 16.000 tayangan menyebutkan bahwa faktor fisik seringkali menjadi penghalang keberhasilan cancel culture di tanah air.
Kamu bisa melihat bagaimana sebagian netizen masih memberikan toleransi hanya karena alasan penampilan visual atau yang sering disebut sebagai pretty privilege.