Rekor Buruk! Tim Thomas Terhenti di Penyisihan Grup, PBSI dan Pemain Minta Maaf
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri amankan satu-satunya kemenangan atas Prancis usai kalahkan pasangan Christo Popov/Toma Junior Popov 21-18, 19-21, 21-11.-PBSI-
BACAKORAN.CO - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dan pemain minta maaf atas kegagalan Tim Thomas lalui persaingan di penyisihan Grup D. Tim Thomas berada di peringkat ketiga dan gagal melangkah ke perempat final.
Pada tahun ini, Thomas dan Uber Cup berlangsung di Horsens, Denmark. Pelaksanaan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
Tim Thomas Indonesia memulai persaingan dari penyisihan Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Indonesia sukses atasi Aljazair dengan kemenangan 5-0.
Pada laga kedua, Tim Thomas Indonesia juga sukses amankan kemenangan. Ini setelah pemain sukses atasi perlawanan Thailand dengan kedudukan 3-2.
Menjelang laga penentuan melawan Prancis, peluang Indonesia untuk lolos ke babak perempat final masih terbuka lebar dengan beberapa skenario.
BACA JUGA:Tok! Aturan Baru Badminton Sistem Skor 15 x 3 Berlaku 4 Januari 2027, BWF Setuju!
Indonesia dipastikan akan keluar sebagai juara grup apabila mampu menang dengan skor 3-2. Jika kalah tipis 2-3, Indonesia tetap berpeluang lolos sebagai runner-up grup. Namun, kekalahan dengan skor 1-4 atau 0-5 membuat Indonesia dipastikan gagal melaju ke babak perempat final.
Nyatanya, Indonesia kalah 1-4 atas Prancis pada laga pamungkas penyisihan grup D. Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi ketiga klasemen akhir Grup D.
Sementara itu, Thailand keluar sebagai juara Grup D setelah mencatatkan kemenangan meyakinkan atas Prancis dengan skor 4-1. Prancis memastikan diri sebagai runner-up grup dan mendampingi Thailand melaju ke babak perempat final.

Kabidbinpres PP PBSI Eng Hian minta maaf usai Tim Thomas terhenti di penyisihan grup D.-PBSI-
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengakui keunggulan lawan.
BACA JUGA:Amalia/Siti Fadia Beberkan Kesuksesan Amankan Tiket Semifinal Badminton Asia Championship
“Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini," terang Eng Hian.
"Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” lanjutnya.
