BACAKORAN.CO - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares kembali memutar otak hadapi sisa pertandingan Super League 2025/2026. Dia harus bisa memastikan para pemain siap tempur hadapi laga selanjutnya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, secara terbuka mengakui tim berada dalam tekanan waktu.
Jarak antar-pertandingan sebelumnya dan yang akan berlangsung cukup singkat membuat persiapan tidak bisa dilakukan secara maksimal.
Dia harus bisa menjaga kondisi pemain tetap bugar karena waktu yang dimiliki untuk recovery gak banyak. Usai bertanding di markas Arema FC pada 28 April 2026, mereka harus siap lagi bertanding pada 2 Mei 2026.
BACA JUGA:Derby Jatim, Persebaya Harus Fokus Hadapi Arema!
Persebaya pada 2 Mei 2026 akan menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo.
“Tentang jadwal padat, tugas kami sekarang adalah mencoba pulih dengan cepat untuk melihat pemain mana yang siap," jelas Tavares.
"Sejujurnya kami tidak akan punya banyak waktu karena besok kami melakukan perjalanan, lusa kami pemulihan,” ujar pelatih asal Portugal itu.
Hadapi masa recovery yang mepet, Bernardo Tavares harus mengubah cara dalam mempersiapkan tim.
Fokus utama bukan lagi pada pematangan taktik, melainkan memastikan kondisi fisik pemain tetap prima.
BACA JUGA:Big Match! Cari Penguasa Jatim, Arema FC Ingin Ajak Persebaya Main Cepat
“Beberapa pemain yang tidak main hari ini mungkin akan berlatih, tapi kami tidak punya banyak pemain jadi kami tidak bisa melakukan banyak hal taktis. Setelah itu kami ada latihan resmi,” ungkapnya.
Kini dengan waktu yang sempit, dia menegaskan timnya hanya bisa memaksimalkan apa yang ada.
“Jadi ini bukan waktu ideal yang kami inginkan untuk persiapan, tapi kami akan mencoba melakukan yang terbaik,” kata bernardo Tavares.