Blunder Admin 'Gerindra' Hapus Logo BYD di Poster Konser Lyodra, Warganet Murka Ramai Beri Sindiran Pedas!

Minggu 24 May 2026 - 14:00 WIB
Reporter : Agung
Editor : Tri

BACAKORAN.CO – Dugaan pencatutan materi promosi acara komersial oleh entitas politik kembali memicu perdebatan panas di media sosial.

Poster acara Tech Culture Fest garapan BYD mendadak beredar luas dengan logo penyelenggara yang sengaja dihilangkan, kemudian diganti secara sepihak menggunakan atribut DPD Partai Gerindra DKI Jakarta.

Insiden modifikasi visual ini memicu gelombang kritik dari pengguna media sosial yang mempertanyakan etika komunikasi publik pihak terkait yang mengklaim acara tersebut sebagai hiburan gratis partai.

Awal Mula Kehebohan di Media Sosial

Kehebohan ini bermula dari temuan yang diunggah oleh pengguna media sosial X bernama Jessie.

BACA JUGA:Editor Presiden Kecolongan! Gestur Jari Tengah Siswa Lolos di Video Resmi Prabowo, Netizen: Emang Dasarnya...

Melalui akun pribadinya, unggahan tersebut dibuat pada tanggal 23 Mei 2026 pukul 15.00 dan dengan cepat menembus angka 373.000 tayangan.

Dalam cuitan tersebut, pengunggah membandingkan dua poster yang identik secara desain namun sangat berbeda pada bagian atribut penyelenggara.

"Lyodra akan nyanyi di event BYD bukan untuk event partai politik, itu admin partai politik kenapa edit posternya dan logo yang menyelenggarakan dihilangkan," tulisnya.

Poster asli menampilkan musisi papan atas seperti Diskoria, Lyodra, Yura Yunita, dan Tipe-X untuk rangkaian acara tanggal 23 hingga 24 Mei 2026.

BACA JUGA:Viral SUV Jerman Porsche Macan Pakai Plat Merah TNI, Segini Taksiran Harga dan Pajaknya

Namun, pada poster versi editan judul utama diubah secara drastis menjadi "Jakarta Keren, Hiburan Gratis!" dengan menyematkan logo partai secara mencolok.

Klarifikasi Resmi Pihak Penyelenggara

Merespons polemik yang terus membesar, pihak pemegang merek langsung mengambil langkah pencegahan disinformasi.

Akun yang sama kemudian membagikan poster klarifikasi resmi dari BYD Indonesia pada keesokan harinya.

Dokumen digital tersebut menegaskan posisi absolut perusahaan yang berdiri di tengah tanpa keberpihakan.

BACA JUGA:Selidiki Kebakaran Ruang Auditorium Kampus Binus Kebon Jeruk, Polisi Turun Tangan Cari Penyebab Utamanya

Kategori :