BACAKORAN.CO – Pemerintah Indonesia tengah menyoroti praktik manipulasi faktur ekspor (misinvoicing) yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan kelapa sawit besar.
Sebanyak 10 perusahaan sedang dalam tahap investigasi karena diduga melaporkan nilai ekspor lebih rendah dari harga jual sebenarnya, dengan tujuan mengurangi kewajiban pajak dan devisa negara.
Perusahaan yang Diselidiki
Dalam laporan resmi, nama-nama besar yang masuk radar pemerintah antara lain:
- Wilmar International
- Musim Mas Group
- Salim Ivomas Pratama
- Golden Agri-Resources
- Astra Agro Lestari
- First Resources Limited
- Bumitama Agri Ltd
- Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART)
- PT Sumber Indah Perkasa
- PT Ivo Mas Tunggal
BACA JUGA:Gerebek Basecamp Pabrik Kelapa Sawit, Polisi Tangkap 5 Buruh, Diduga Terlibat Penggunaan Narkoba