Kerontokan rambut yang terjadi dalam jumlah tidak normal dapat menjadi salah satu indikasi gangguan autoimun.
4.Sariawan yang Sering Kambuh
Sariawan berulang tanpa penyebab yang jelas juga kerap ditemukan pada penderita lupus.
5.Ruam Kupu-Kupu di Wajah
Salah satu ciri khas lupus adalah munculnya ruam kemerahan di area pipi dan batang hidung yang menyerupai bentuk sayap kupu-kupu atau butterfly rash.
BACA JUGA:Daging Kurban Boleh Habis, Kolesterol Jangan Ikut Naik! Ini 5 Makanan Penyelamat Setelah Idul Adha
Jika beberapa gejala tersebut muncul secara bersamaan, pemeriksaan medis perlu dilakukan sesegera mungkin untuk memastikan penyebabnya.
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
Meski dapat terjadi pada siapa saja, lupus memang lebih sering ditemukan pada wanita, terutama usia 15 hingga 45 tahun.
Para ahli menduga ada beberapa faktor yang berperan dalam meningkatkan risiko tersebut.
Pengaruh Hormon Estrogen
Hormon estrogen diyakini memiliki hubungan dengan aktivitas sistem kekebalan tubuh.
Kadar estrogen yang lebih tinggi pada wanita diduga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit autoimun.
Faktor Genetik
Riwayat keluarga dan kelainan gen tertentu juga diketahui dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami lupus.
BACA JUGA:Minum Air Putih Bisa Turunkan Kolesterol? Fakta Mengejutkan yang Sering Disalahpahami