BACAKORAN.CO – Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) masih memproses kasus dugaan pelanggaran tata tertib yang melibatkan mahasiswa aktif dan satu orang eksternal di area perpustakaan kampus.
Hingga kini, belum ada konfirmasi mengenai keputusan drop out (DO) terhadap mahasiswa tersebut.
Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026, memicu perhatian publik setelah beredar di media sosial.
PNJ merespons dengan mengeluarkan siaran pers resmi yang menekankan penanganan secara prosedural dan proporsional.
Menurut siaran pers PNJ Nomor: 2771/DST/PL3/B/HM/2026 yang dikeluarkan pada 2 Juni 2026, pihak kampus segera mengambil langkah pengamanan setelah mengetahui insiden di sekitar Gedung Perpustakaan.
BACA JUGA:Syok! Mahasiswa PNJ Kepergok Ciuman, Ayah Mohon DO, Netizen Ramai Bandingkan dengan Kasus UI
Mahasiswa yang terlibat diamankan dan dimintai keterangan awal, sementara pihak eksternal juga dilibatkan dalam klarifikasi.
“PNJ menegaskan bahwa proses penelaahan dan penanganan internal masih berlangsung. Kasus ini sedang ditelaah oleh Komisi Disiplin serta unit terkait sesuai kewenangan masing-masing dan ketentuan yang berlaku di lingkungan PNJ,” demikian tulis akun X @mesatu_.
PNJ juga melakukan komunikasi dengan keluarga mahasiswa yang bersangkutan pada hari yang sama.
Pihak kampus menjamin situasi saat ini aman, tertib, dan kondusif. Mereka menekankan komitmen untuk bertindak profesional, objektif, serta menghormati hak-hak semua pihak.
Kasus ini sempat dibandingkan dengan penanganan kekerasan seksual di Universitas Indonesia (UI) yang menuai kritik berbeda.
PNJ yang dulunya merupakan bagian dari UI sebelum berpisah pada 1998, kini berada di bawah sorotan publik mengenai konsistensi penegakan aturan kampus.
Dalam siaran persnya, PNJ juga mengimbau sivitas akademika dan masyarakat untuk tidak menyebarkan foto atau video terkait insiden tersebut, menghormati privasi, serta menjaga ruang digital yang sehat.
Mahasiswa PNJ Kepergok Ciuman, Ayah Mohon DO, Netizen Ramai Bandingkan dengan Kasus UI
Dua pria salah satunya mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) angkatan 2025, menjadi pusat perhatian setelah video mereka berpelukan dan berciuman di selasar perpustakaan kampus viral di media sosial.