Banyak netizen mempertanyakan urgensi acara fisik sebesar ini.
Salah satu komentar menyarankan penggunaan smart TV dan teleconference untuk menghemat anggaran negara.
"Kebanyakkan seremonial gak sich? Sudah ada smart TV bantuan kementerian pendidikan, khan bisa dimanfaatkan buat telekonference sama Presiden, para kepala SPPG gak usah keluar biaya, stanby di depan monitor dengerin pengarahan Presiden," tulis @siapmaju.
"Kok dia suka bgt ya bikin acara buang” duit, curiga dulu cita”nya jadi event organizer," tulis @bebekgorengghh.
"untuk mengingatkan, bosnya bukan dadan, tapi wowok," tulis @lastfenny.
BACA JUGA:Syok! Mahasiswa PNJ Kepergok Ciuman, Ayah Mohon DO, Netizen Ramai Bandingkan dengan Kasus UI
"untuk mengingatkan, bosnya bukan dadan, tapi wowok," tulis @jambari1.
"Ada yang namanya daring (zoom, google meet, dan lain sebagainya)," tulis @bu_idy.
Kegiatan koordinasi program pemerintah memang penting.
Namun di tengah tekanan ekonomi dan sorotan penangkapan pejabat, efisiensi penggunaan uang rakyat harus menjadi prioritas utama agar kepercayaan publik tetap terjaga.