Motor ABS atau Non-ABS? Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan yang Bisa Menentukan Keselamatan di Jalan

Jumat 12 Jun 2026 - 09:21 WIB
Reporter : wira
Editor : djarwo

Perbedaan ABS dan non-ABS menjadi salah satu hal penting yang sering diperhatikan saat membeli sepeda motor baru.

BACAKORAN.CO - Di tengah meningkatnya kesadaran akan keselamatan berkendara, teknologi pengereman kini menjadi faktor yang tak kalah penting dibandingkan dengan desain, performa mesin, atau konsumsi bahan bakar.

Banyak pengendara masih menganggap sistem pengereman hanya sebatas rem depan dan belakang.

Padahal, teknologi seperti Anti-lock Braking System (ABS) dapat memberikan perlindungan ekstra ketika menghadapi situasi darurat di jalan.

Sementara itu, motor non-ABS masih banyak digunakan karena harga yang lebih terjangkau dan perawatan yang lebih sederhana.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan ABS dan non-ABS? Berikut ulasan lengkapnya.

BACA JUGA:Suzuki DR 160 ABS 2026 Siap Guncang Kelas Trail Ringan, Usung Mesin 162cc dan ABS Depan Modern

Mengenal Apa Itu ABS

ABS merupakan singkatan dari Anti-lock Braking System, yaitu teknologi keselamatan yang dirancang untuk mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak.

Sistem ini bekerja menggunakan sensor kecepatan yang terhubung dengan Electronic Control Unit (ECU).

Ketika sistem mendeteksi roda akan terkunci, tekanan rem akan dilepas dan diberikan kembali secara otomatis dalam hitungan milidetik.

Proses tersebut terjadi sangat cepat sehingga roda tetap berputar dan ban masih memiliki daya cengkeram terhadap permukaan jalan.

Apa Itu Sistem Pengereman Non-ABS?

Non-ABS adalah sistem pengereman konvensional yang masih banyak digunakan pada motor entry-level hingga kelas menengah.

Pada sistem ini, seluruh tekanan pengereman bergantung pada kontrol pengendara.

Jika tuas rem ditarik terlalu kuat, terutama saat kondisi jalan licin atau kecepatan tinggi, roda bisa langsung terkunci.

Ketika roda terkunci, ban kehilangan traksi dan risiko tergelincir menjadi lebih besar.

BACA JUGA:Kawasaki Ninja Z15GT Meluncur, Tenaga 16,7 HP, Full LED dan ABS, Siap Hancurkan Dominasi MX King?

Perbedaan ABS dan Non-ABS yang Paling Mencolok

1.Cara Kerja Sistem Pengereman

ABS bekerja secara otomatis dengan bantuan sensor dan komputer yang mengatur tekanan rem berkali-kali dalam satu detik.

Sebaliknya, Non-ABS mengandalkan keterampilan pengendara untuk mengatur kekuatan pengereman agar roda tidak terkunci.

Pada kondisi normal, keduanya sama-sama mampu menghentikan kendaraan.

Namun, saat pengereman mendadak, perbedaannya menjadi sangat terasa.

2.Risiko Selip di Jalan Basah

Salah satu keunggulan utama ABS adalah kemampuannya menjaga roda tetap berputar saat pengereman keras.

Saat melintasi jalan basah, berlumpur, atau licin akibat hujan, sistem ABS membantu mempertahankan traksi sehingga motor lebih stabil.

Di sisi lain, motor non-ABS memiliki potensi lebih besar untuk mengalami selip karena roda dapat terkunci secara tiba-tiba.

BACA JUGA:Honda X-Tracker 2026: Motor Bebek Trail Rp18 Juta dengan Fitur ABS dan Panel Digital, Siap Jadi Idola Baru Ana

3.Kemampuan Mengendalikan Motor

ABS memungkinkan pengendara tetap dapat mengendalikan motor ketika melakukan pengereman darurat.

Fitur ini sangat berguna ketika muncul kendaraan lain secara mendadak atau saat harus menghindari rintangan di depan.

Pada motor non-ABS, roda yang terkunci membuat arah kendaraan sulit dikendalikan.

Motor cenderung meluncur lurus dan berpotensi kehilangan keseimbangan.

4.Tingkat Keselamatan

Dari sisi keselamatan, ABS menawarkan perlindungan yang lebih baik.

Berbagai penelitian keselamatan berkendara menunjukkan bahwa sistem ABS mampu mengurangi risiko kecelakaan akibat kehilangan kendali saat pengereman mendadak.

Karena alasan tersebut, banyak produsen kini mulai menjadikan ABS sebagai fitur standar pada berbagai model motor terbaru.

5.Harga dan Biaya Perawatan

Motor dengan ABS umumnya dibanderol lebih mahal dibandingkan versi non-ABS.

Selain harga pembelian yang lebih tinggi, biaya perawatan dan penggantian komponen juga cenderung lebih besar karena melibatkan sensor dan modul elektronik.

Sebaliknya, motor non-ABS menawarkan biaya servis yang lebih murah dan konstruksi yang lebih sederhana.

BACA JUGA:Aura Moge Kental! Suzuki DR-Z4SM Supermoto 400cc: Full LED, Traction Control dan ABS Offroad

Kelebihan dan Kekurangan ABS

Kelebihan ABS

  • Mengurangi risiko roda terkunci.
  • Membantu menjaga stabilitas kendaraan.
  • Lebih aman saat hujan atau jalan licin.
  • Memudahkan pengendalian ketika pengereman darurat.
  • Meningkatkan keselamatan berkendara.

Kekurangan ABS

  • Harga motor lebih mahal.
  • Biaya perawatan lebih tinggi.
  • Sistem lebih kompleks dibandingkan rem konvensional.
  • Kelebihan dan Kekurangan Non-ABS
  • Kelebihan Non-ABS
  • Harga motor lebih terjangkau.
  • Perawatan lebih mudah.
  • Biaya servis relatif murah.
  • Kekurangan Non-ABS
  • Risiko selip lebih tinggi.
  • Membutuhkan teknik pengereman yang baik.
  • Sulit dikendalikan saat roda terkunci.

BACA JUGA:Honda Beat Connected NWM 125! Skutik Retro Futuristik dengan ABS dan Konektivitas Smartphone

Mana yang lebih layak dipilih?

Pilihan antara ABS dan Non-ABS bergantung pada kebutuhan serta anggaran.

Bagi pengendara yang sering menghadapi lalu lintas padat, perjalanan jarak jauh, atau kondisi cuaca yang tidak menentu, ABS menjadi investasi keselamatan yang sangat berharga.

Namun , bagi pengguna yang memiliki anggaran terbatas dan lebih banyak berkendara di area perkotaan dengan kecepatan rendah, motor non-ABS masih dapat menjadi pilihan selama teknik pengereman dilakukan dengan benar.

Yang perlu dipahami, selisih harga motor ABS sering kali jauh lebih kecil dibandingkan dengan biaya yang mungkin muncul akibat kecelakaan karena kehilangan kendali saat pengereman.

Perbedaan ABS dan Non-ABS tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga pada tingkat keselamatan yang ditawarkan.

ABS mampu mencegah roda terkunci, mengurangi risiko selip, serta membantu pengendara tetap mengendalikan arah motor saat pengereman mendadak.

Sementara itu, Non-ABS menawarkan harga lebih ekonomis dan perawatan yang lebih sederhana.

Di tengah kondisi lalu lintas yang semakin padat dan risiko kecelakaan yang terus meningkat, keberadaan ABS menjadi salah satu fitur keselamatan yang patut dipertimbangkan sebelum membeli sepeda motor baru.(wira)

 

Kategori :