Menulis Bismillah 113 Kali, Amalan Malam 1 Suro yang Diajarkan Para Ulama, Ini Keutamaannya

Jumat 12 Jun 2026 - 10:55 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO -- Pergantian tahun baru Islam selalu menjadi momen yang istimewa bagi umat Muslim. Pada tahun ini, malam 1 Suro atau 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Senin malam Selasa, 15 Juni 2026, dan berlanjut hingga Selasa, 16 Juni 2026.

Selain memperbanyak doa, zikir, dan muhasabah diri, sebagian masyarakat Muslim di Indonesia juga mengenal tradisi menulis lafaz Bismillahirrahmanirrahim sebanyak 113 kali pada malam 1 Suro.

Amalan ini telah diwariskan dari generasi ke generasi dan disebut dalam berbagai kitab amalan yang berkembang di kalangan ulama Nusantara.

Lalu, bagaimana tata cara menulis Bismillah 113 kali pada malam 1 Suro? Benarkah amalan ini memiliki keutamaan tertentu? Berikut ulasan lengkapnya.

BACA JUGA:Geger! Video Sekelompok LC Histeris Kesurupan Massal di Hotel Jakarta Diduga saat Malam 1 Suro

BACA JUGA:Serba Serbi Ciri Ciri Weton Tulang Wangi yang Berdampak Pada 1 Suro, Apa Aja Tuh? Cekidot!

Dalam tradisi Islam, bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an bahwa terdapat empat bulan haram atau bulan suci, salah satunya adalah Muharram. Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan pergantian tahun Hijriah untuk memperbanyak ibadah, introspeksi diri, serta memohon keberkahan untuk tahun yang akan datang.

Di Indonesia, khususnya masyarakat Jawa, malam 1 Muharram lebih dikenal sebagai Malam 1 Suro. Momen ini sering diisi dengan doa bersama, pengajian, istighasah, hingga berbagai amalan spiritual yang bertujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang cukup populer adalah menulis lafaz: بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ  sebanyak 113 kali di atas selembar kertas.

BACA JUGA:Sebelum Terlambat! ini 7 Amalan di Bulan Muharram ala Ustaz Adi Hidayat, Salah Satunya Puasa Jangan Terlewat

BACA JUGA:9 Amalan Dahsyat Banget di Bulan Muharram yang Wajib Kamu Coba, Salah Satunya Taubat!

Amalan ini bersumber dari petunjuk dan ijazah yang berkembang dalam tradisi para ulama terdahulu sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai musibah dan keburukan selama setahun ke depan.

Perlu dipahami bahwa amalan ini bukanlah kewajiban dalam syariat Islam. Ia termasuk amalan yang berkembang dalam tradisi keagamaan sebagian umat Muslim sebagai sarana berdoa dan mengingat Allah.

Angka 113 bukan dipilih tanpa alasan. Para ulama yang mengamalkan tradisi ini mengaitkannya dengan jumlah surat dalam Al-Qur'an yang diawali dengan lafaz Bismillah.

Kategori :