Jangan hanya terpaku pada jarak tempuh terpendek. Dalam banyak kasus, rute yang sedikit lebih jauh tetapi lancar justru lebih hemat BBM dibandingkan dengan jalur pendek yang dipenuhi kemacetan.
Manfaatkan aplikasi navigasi untuk memantau kondisi lalu lintas dan memilih jalur yang paling efisien.
9. Gunakan BBM Sesuai Spesifikasi Kendaraan
Menggunakan bahan bakar dengan oktan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan adalah langkah penting untuk menjaga efisiensi mesin.
Banyak orang menganggap BBM dengan oktan lebih tinggi selalu lebih hemat. Faktanya, jika mesin tidak dirancang untuk oktan tinggi, manfaat yang diperoleh tidak akan maksimal.
Karena itu, gunakan jenis BBM yang memang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan.
10. Terapkan Ritme Touring yang Santai
Saat touring berkelompok, usahakan menjaga ritme perjalanan tetap stabil. Hindari kebiasaan mengejar rombongan lalu memperlambat laju secara berulang.
Kecepatan yang konsisten membuat mesin bekerja lebih efisien dan membantu menghemat bahan bakar sepanjang perjalanan.
Berapa Kecepatan Ideal Agar Kendaraan Lebih Irit BBM?
Setiap kendaraan memiliki karakteristik berbeda. Namun secara umum, rentang kecepatan berikut sering dianggap paling efisien:
Motor:
Kecepatan ideal sekitar 50–70 km/jam
RPM berada pada rentang menengah
Mobil:
Kecepatan ideal sekitar 70–90 km/jam
Cocok untuk kondisi jalan yang lancar dan minim hambatan
Berkendara terlalu cepat biasanya akan meningkatkan hambatan angin dan membuat konsumsi BBM menjadi lebih besar.
Menghemat BBM saat touring jarak jauh sebenarnya tidak memerlukan trik rumit. Kombinasi antara gaya berkendara yang halus, kondisi kendaraan yang prima, pemilihan rute yang tepat, serta pengaturan beban kendaraan dapat memberikan penghematan bahan bakar yang signifikan.