BACAKORAN.CO – Video yang menunjukkan seorang perwira militer berperilaku arogan terhadap panitia event lari viral di media sosial X.
Dalam rekaman tersebut, perwira yang diduga Danrem terlihat menunjuk-nunjuk dengan nada tinggi, sementara ajudannya kemudian tampil klarifikasi dan meminta maaf.
Insiden ini terjadi di sebuah lokasi terbuka dengan latar pepohonan hijau.
Video "Before" memperlihatkan pria berkaos abu-abu menunjuk tajam ke arah panitia, sementara "After" menampilkan seorang pria berkaos putih dan topi bersama pria berkaos polo hijau yang berdiri dengan tangan di depan, dalam suasana lebih tenang.
BACA JUGA:Roy Suryo dan Dokter Tifa Masuk Tahap Penuntutan Kasus Ijazah Jokowi, Diserahkan ke Jaksel
Video tersebut diunggah oleh akun @pedas__manis pada Senin, 22 Juni 2026, Menurut narasi unggahan, yang bersikap arogan dan tidak taat aturan justru meminta klarifikasi, sementara pihak yang diminta maaf adalah panitia.
"Yang arogan dan gak taat aturan siapa, yang klarifikasi dan minta maaf siapa. Selamat datang di negara kebalikan," tulis @pedas__manis
Netizen ramai memberikan komentar.
"Perwira tapi tidak Kesatria," ujar @acengimam.
BACA JUGA:Anak SD Dieksploitasi Demo Dukung MBG: Diajak Pawai, Ternyata Bawa Spanduk Dukung Program Pemerintah
"Nasib masyarakat di bawah kekuasaan ‘tentara’ apakah seharusnya begini?," tulis @Wahiedz.
Beberapa komentar lain menyoroti sikap tersebut.
"Jiwa pengecut gt ya? Bertanya dg nada qris 1k," tulis salah satu netizen, sementara yang lain menyebut, "Bisa gak sih ngomong itu gak pake nunjuk-nunjuk. Ingat lho pak, panitia itu juga pembayar pajak," tulis @ahlisur63477265.
Panitia event lari yang notabene juga warga pembayar pajak diharapkan mendapat perlakuan hormat, terutama dalam konteks penyelenggaraan kegiatan olahraga massal yang melibatkan banyak pihak.