Toxic Parenting Picu Taufik Hidayat Jadi Pelaku Kekerasan, Ini Pengakuan Ayahnya

Kamis 25 Jun 2026 - 11:00 WIB
Reporter : Asep
Editor : Dinda

BACAKORAN.CO – Taufik Hidayat pelaku kekerasan yang viral, ternyata memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.

Data dari unggahan di X menunjukkan pola asuh pembiaran oleh ayahnya, Pak Tata, diduga berkontribusi membentuk karakter bermasalah.

Unggahan dari akun X @karaaism pada Rabu, 24 Juni 2026 yang dilansir dari tangkap layar youtube kang dedi mulyadi channel, membeberkan detail keluarga Pak Tata yang memiliki empat anak.

Menurut narasi tersebut, anak pertama perempuan sudah meninggal karena sakit.

BACA JUGA:Terungkap Fakta Baru Taufik Hidayat: Paksa Korban Tato Nama hingga Penyekapan 3 Tahun, Pelaku Kini Ditangkap

Anak kedua laki-laki masih hidup di Garut, tetapi bermasalah sebagai pemabuk, sering berkelahi, dan dua kali bercerai.

Anak ketiga adalah Taufik Hidayat, sementara anak bungsu laki-laki meninggal tragis karena overdosis obat-obatan.

Kematian anak bungsu ini menjadi pemicu depresi berat Bunda Taufik hingga meninggal dunia. 

Lebih mengejutkan Pak Tata pernah nyaris kehilangan nyawa saat kepalanya dihantam balok kayu oleh Taufik saat mencangkul di sawah.

Pemicunya sangat sepele tidak ada lauk ikan di rumah.

BACA JUGA:Tanpa Rekam Jejak di BUMN, Ginka Febriyanti Ginting Jadi Komisaris Pertamina Retail, Netizen: Politik Balas...

“Gimana mungkin ada anak yang tega bertindak seberingas itu ke ayah kandungnya sendiri demi urusan perut,” tulis @karaaism

Pak Tata mengakui Taufik sebagai “anak emas” karena memiliki wajah paling tampan di antara saudaranya.

Akibatnya Taufik selalu dimanja dan dibela mati-matian setiap berulah.

Narasi menyebut ini sebagai “toxic parenting alias pola asuh pembiaran” yang mematikan empati. 

Kategori :