Terungkap Fakta Baru Taufik Hidayat: Paksa Korban Tato Nama hingga Penyekapan 3 Tahun, Pelaku Kini Ditangkap
Taufik Hidayat ditangkap di Majalengka atas kasus penganiayaan di Bandung. --Twitter
BACAKORAN.CO – Kasus penganiayaan berat terhadap seorang wanita di Bandung akhirnya menemui titik terang setelah kepolisian menangkap tersangka bernama Taufik Hidayat di Majalengka.
Penangkapan ini mengungkap fakta mencengangkan terkait tindakan represif pelaku yang memaksa korban untuk mentato tubuhnya dengan identitas diri pelaku.
Aksi tidak terpuji ini memicu perhatian publik setelah bukti fisik tato ditemukan di bagian tubuh korban.
Fakta Tato Paksaan di Tubuh Korban
Penyelidikan mengungkapkan bahwa selama masa penyekapan, korban berada di bawah tekanan hebat hingga dipaksa menorehkan tinta permanen pada kulitnya.
Berdasarkan unggahan akun X @terlanjurmapan pada 23 Juni 2026, diketahui terdapat 3 tato yang tergambar di tubuh korban, yakni di tangan kiri, tangan kanan, dan bagian dada.
Unggahan tersebut menyoroti kekejaman pelaku dalam menandai korban dengan identitas pribadinya.
"Tangan kiri, tangan kanan, dan dada korban dipaksa ditatto tulisan dan gambar muka si Taufik. Sc: HP istri kebelulan temenan sama korban dan sekarang lagi nangis sambil scroll-scroll berita penangkapan tersangka," tulis akun tersebut.
Sikap Santai Pelaku Saat Penangkapan
Proses penangkapan Taufik Hidayat di Majalengka juga menjadi sorotan tajam warganet karena perilaku pelaku yang terlihat tidak menunjukkan penyesalan.
BACA JUGA:Tragis! Dua Peserta Pelatihan Manager Kopdes Meninggal, Pelatihan Militer Dipertanyakan...
Meski terlibat dalam kasus penganiayaan dan penyekapan selama 3 tahun, pelaku justru tertangkap kamera tampak santai dan sempat melontarkan candaan kepada petugas.
Bukti perilaku tersebut terekam dalam video berdurasi 1 menit 18 detik yang viral di media sosial.
Akun Thread @pasutrifn mengunggah momen penangkapan tersebut pada 24 Juni 2026 dengan keterangan, "Taufik Hidayat tertangkap pelaku penganiayaan dan penyekapan 3 tahun."
Dalam video itu, Taufik tampak tersenyum saat digiring oleh polisi, sebuah pemandangan yang memicu kemarahan publik terhadap sikap acuh pelaku.