Hingga informasi tersebut ramai diperbincangkan, daftar nama komisaris tersebut disebut sudah tidak lagi muncul pada halaman resmi ID Food.
Belum terdapat penjelasan resmi dari pihak perusahaan mengenai alasan penghapusan menu tersebut.
Sebelumnya, Krakatau Posco juga lebih dahulu menjadi sorotan publik setelah daftar komisaris di website resminya tidak lagi dapat diakses.
Kemunculan langkah serupa dari ID Food membuat perbincangan mengenai transparansi informasi perusahaan BUMN kembali menguat.
Perbincangan di media sosial berkembang karena penghapusan informasi dilakukan ketika publik sedang menyoroti proses penempatan komisaris di sejumlah perusahaan negara.
BACA JUGA:Bertambah Lagi, 5 Peserta SPPI Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Pendidikan, Ini Penjelasan Kemhan
Sebagian warganet mempertanyakan alasan di balik perubahan tersebut, sementara sebagian lainnya menilai perusahaan sebaiknya tetap membuka informasi tata kelola sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Sampai artikel ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari ID Food terkait alasan penghapusan daftar komisaris dari website perusahaan.