OTT KPK di Kuansing: Bupati Suhardiman dan Sekda Masih Dicari, Ini Fakta Lengkapnya

Rabu 01 Jul 2026 - 09:22 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO -- Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, menjadi perhatian publik nasional.

Selain menyeret sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta, kasus ini semakin menyita perhatian karena hingga kini Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkarnaen belum diketahui keberadaannya.

Di tengah proses hukum yang masih berlangsung, KPK meminta keduanya bersikap kooperatif dan segera memenuhi panggilan penyidik.

Lantas, bagaimana kronologi OTT KPK di Kuansing? Siapa saja yang telah diamankan? Dan apa dampaknya bagi pemerintahan daerah?

BACA JUGA:Pasca Bupati Terjaring OTT KPK, Gubernur Sumsel Percayakan Sumarni Jadi Plt Bupati Muara Enim

BACA JUGA:Lagi, OTT Kejati Sumsel Tangkap Kepala KUPP Sungai Lumpur, Diduga Pungli Izin Berlayar, Sita Rp 143 Juta

Tim penindakan KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Kuantan Singingi pada Senin 29 Juni 2026. Operasi tersebut merupakan bagian dari penyelidikan tertutup yang telah dilakukan sebelumnya.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan operasi tersebut berhasil mengamankan total 10 orang. Rinciannya,  9 orang diamankan di Kabupaten Kuantan Singingi dan 1 orang diamankan di Jakarta.

Selanjutnya, sebagian pihak yang diamankan diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Menurut KPK, dari sepuluh orang yang diamankan, lima orang diperiksa lebih lanjut. Mereka yaitu tiga orang dari pihak swasta,
satu ASN Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, satu anggota keluarga penyelenggara negara atau ASN.

BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Jika Mau Kalahkan Belanda, Simak Resep Maroko Ini

BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Haaland Dilawan, Pantai Gading pun Tersungkur! Norwegia ke 16 Besar

"Kami akan menyampaikan update terkait dengan kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan oleh KPK di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (30/6).

Perkembangan yang paling menyita perhatian adalah belum ditemukannya Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnaen. Hingga Selasa (30/6/2026), tim KPK mengaku masih berupaya melacak keberadaan kedua pejabat tersebut.

"KPK mengimbau kepada Bupati dan Sekda Kabupaten Kuantan Singingi agar kooperatif dan menyerahkan diri ke KPK karena keterangan dari Bupati dan juga Sekda dibutuhkan dalam proses hukum yang sedang berjalan," kata Budi Prasetyo.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penyidik masih membutuhkan keterangan kedua pejabat itu untuk mengembangkan perkara yang sedang ditangani.

BACA JUGA:Solusi Cerdas Tanpa Bongkar Mesin, Cara Jitu Mengatasi Knalpot Motor Ngebul Asap Putih Tanpa Harus Turun Mesin

BACA JUGA:Oli Motor Matic Terbaik 2026: Jangan Asal Pilih, Mesin Bisa Lebih Awet dan Tarikan Tetap Enteng

Sampai saat ini KPK belum membuka identitas seluruh pihak yang diamankan. Namun, lembaga antirasuah memastikan pihak-pihak yang diperiksa berasal dari beberapa unsur, yakni ASN Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, pihak swasta dan anggota keluarga penyelenggara negara

KPK juga belum mengumumkan secara resmi status hukum masing-masing pihak karena proses pemeriksaan masih berlangsung dalam batas waktu yang ditentukan undang-undang.

Di tengah berkembangnya informasi mengenai OTT tersebut, muncul kabar bahwa Suci Nitia Edward turut diamankan.

Nama Suci menjadi perhatian publik karena dikenal sebagai istri kedua Bupati Kuansing Suhardiman Amby.

BACA JUGA:Digital Detox Bukan Tren Biasa, Ini Dampaknya untuk Kesehatan Fisik dan Mental yang Sering Diremehkan

BACA JUGA:Bocah 6 Tahun Tenggelam Saat Mancing di Bawah Pohon Rengas, Ditemukan Dua Jam Kemudian

Sebelum menjadi istri kepala daerah, Suci diketahui pernah bekerja sebagai tenaga honorer di Sekretariat DPRD Provinsi Riau pada 2017.

Meski demikian, hingga kini KPK belum memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas pihak-pihak yang diamankan, termasuk kabar mengenai Suci Nitia Edward.

Karena itu, informasi tersebut masih menunggu pernyataan resmi dari penyidik KPK.

Apakah OTT ini berkaitan dengan proyek pemerintah? Hingga saat ini KPK belum mengungkap secara resmi konstruksi perkara maupun dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.

BACA JUGA:Diduga Putus Cinta Siswi SMP di Musi Rawas Terjun Dari Jembatan Pasar Muara Beliti

Kategori :