Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa ia telah memiliki ketertarikan terhadap dunia visual, karakter, dan storytelling sejak usia muda.
Berawal Dari Public Relation
Sebelum dikenal sebagai Makeup Artist profesional, Zeffazetira bekerja sebagai Public Relation di sebuah rumah mode.
Di tengah aktivitas tersebut keinginan untuk belajar makeup semakin besar. Namun keterbatasan biaya membuatnya belum mampu mengikuti pendidikan tata rias formal yang saat itu masih tergolong mahal.
Dalam sebuah wawancara yang pernah dimuat Elshinta pada 2019, Zeffazetira mengaku sempat merasa impiannya sulit diwujudkan karena biaya kursus profesional tidak terjangkau.
Kesempatan kemudian datang ketika seorang sahabat yang lebih dahulu menjadi Makeup Artist menawarkan dirinya untuk bergabung sebagai asisten.
Kesempatan tersebut menjadi titik balik yang mengubah arah perjalanan kariernya.
"Sebuah kesempatan besar karena saya jadi bisa melihat dan belajar secara langsung padanya," ujarnya pada senin, 30 juni 2026.
Menjadi Asisten Adalah Sekolah Terbaik
Selama mendampingi sang mentor Zeffazetira mempelajari jauh lebih banyak dibanding teknik makeup semata.
Ia belajar bagaimana membangun komunikasi dengan klien, memahami kebutuhan fotografer, menyusun konsep pemotretan hingga menjaga standar profesional ketika bekerja di lapangan.
Pengalaman tersebut menjadi modal yang tidak selalu diperoleh melalui pendidikan formal.
Sedikit demi sedikit penghasilannya disisihkan untuk membeli perlengkapan makeup profesional.
Mulai dari kuas foundation berbagai warna kulit, produk complexion, hingga perlengkapan pendukung lainnya dibeli secara bertahap.
Langkah tersebut menjadi investasi awal yang kelak mengantarkannya memasuki industri kecantikan secara profesional.
Memulai Karier Profesional Sejak 2015
Tahun 2015 menjadi awal Zeffazetira memutuskan menjalani profesi Makeup Artist secara penuh.
Proses makeup untuk Nirina--Ist
Namun seperti banyak pelaku industri kreatif lainnya, perjalanan awal tersebut tidak langsung dipenuhi proyek besar.