Mobil Listrik China vs Korea di Indonesia 2026: BYD, Chery hingga Wuling Unggul Telak, Hyundai Masih Punya Senjata Rahasia
BACAKORAN.CO - Pasar mobil listrik Indonesia pada paruh kedua 2026 semakin kompetitif. Jika beberapa tahun lalu Hyundai menjadi salah satu pemain utama, kini berbagai merek asal China seperti BYD, Chery, Wuling, MG, Neta, Geely, hingga Deepal berhasil mengubah peta persaingan.
Persaingan tidak lagi hanya soal harga. Produsen kini berlomba menawarkan teknologi baterai terbaru, fitur keselamatan canggih, kabin modern, hingga jarak tempuh yang semakin jauh.
Lantas, apakah mobil listrik China benar-benar lebih layak dibeli dibanding Hyundai? Berikut ulasan lengkapnya.
BACA JUGA:3 Biaya Pasang Home Charging Mobil Listrik di Rumah yang Wajib Dipahami Pembeli Pertama
Perbandingan Mobil Listrik China vs Hyundai 2026
Secara keseluruhan, mobil listrik asal China menawarkan value for money yang lebih tinggi dibanding Hyundai di hampir seluruh segmen harga. Namun Hyundai masih memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya tetap relevan bagi sebagian konsumen.
Aspek Mobil Listrik China Hyundai
Harga ⭐⭐⭐⭐⭐ ⭐⭐⭐
Fitur ⭐⭐⭐⭐⭐ ⭐⭐⭐⭐
Jarak Tempuh ⭐⭐⭐⭐ ⭐⭐⭐⭐
Teknologi Baterai ⭐⭐⭐⭐ ⭐⭐⭐⭐⭐
Jaringan Servis ⭐⭐⭐⭐ ⭐⭐⭐⭐⭐
Nilai Jual Kembali ⭐⭐⭐ ⭐⭐⭐⭐⭐
Dari tabel tersebut terlihat bahwa produsen China unggul pada aspek harga dan kelengkapan fitur, sedangkan Hyundai masih mempertahankan keunggulan pada layanan purnajual, kualitas manufaktur, serta potensi nilai jual kembali.
Harga Mobil Listrik China dan Hyundai di Indonesia 2026
Perbedaan harga menjadi faktor yang paling mencolok.
Beberapa harga mobil listrik yang beredar di Indonesia pada paruh kedua 2026 antara lain:
BYD Atto 1 mulai sekitar Rp199 juta
Wuling Air EV sekitar Rp214 juta
Chery Omoda E5 sekitar Rp380–420 juta
BYD M6 sekitar Rp383–433 juta
Hyundai Kona Electric sekitar Rp566–690 juta
Hyundai Ioniq 5 mulai sekitar Rp810 juta
Dengan dana sekitar Rp400 juta, konsumen sudah dapat membawa pulang SUV maupun MPV listrik asal China yang dilengkapi berbagai fitur premium. Sebaliknya, pilihan Hyundai di rentang harga tersebut masih relatif terbatas.
BACA JUGA:Jangan Sampai Salah Hitung! Begini Cara Menghitung Biaya Home Charging Mobil Listrik Bekas