BACAKORAN.CO - Minat masyarakat terhadap mobil hybrid terus meningkat karena menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengisian daya seperti mobil listrik murni.
Namun, sebelum memutuskan membeli kendaraan hybrid, ada satu komponen yang wajib menjadi perhatian, yaitu baterai tegangan tinggi atau high-voltage battery.
Harga baterai hybrid tidaklah murah. Karena itu, memahami masa garansi yang diberikan oleh masing-masing produsen menjadi langkah penting untuk menghitung biaya kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.
Meskipun setiap merek memiliki kebijakan yang berbeda sesuai model dan tahun produksi, berikut gambaran umum garansi baterai hybrid resmi yang berlaku di Indonesia.
Perbandingan Garansi Baterai Mobil Hybrid di Indonesia
1. Toyota
Toyota memberikan garansi baterai hybrid selama 8 tahun atau 160.000 kilometer, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.
Untuk kendaraan hybrid terbaru yang dipasarkan melalui Toyota-Astra Motor, perlindungan baterai mengikuti ketentuan resmi pabrikan dan distributor dengan total masa perlindungan hingga delapan tahun.
Garansi tersebut menjadi salah satu nilai tambah mengingat Toyota telah lama mengembangkan teknologi hybrid di Indonesia.
2. Honda
Honda Indonesia juga menawarkan garansi baterai tegangan tinggi selama 8 tahun atau 160.000 kilometer, mana yang tercapai lebih dahulu.
Garansi ini berlaku untuk kendaraan Hybrid maupun kendaraan listrik (EV) yang dipasarkan secara resmi di Indonesia, sehingga konsumen mendapatkan perlindungan terhadap salah satu komponen paling penting dalam kendaraan elektrifikasi.
3. Hyundai