BACAKORAN.CO - Mobil listrik kini semakin banyak digunakan masyarakat sebagai alternatif kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi.
Selain menawarkan teknologi modern, mobil listrik juga memiliki sejumlah komponen yang dirancang berbeda dibandingkan mobil bermesin bensin maupun diesel.
Salah satu bagian yang sering menarik perhatian adalah desain peleknya yang cenderung lebih tertutup dan memiliki bentuk aerodinamis.
Banyak orang mengira desain tersebut hanya bertujuan untuk mempercantik tampilan kendaraan.
BACA JUGA:Kabin Lapang, Bensin Setara Motor! Ini 3 Mobil Keluarga Murah Paling Irit di Bawah 200 Juta
BACA JUGA:Kamera Minim Noise, Baterai Anti-Modar! Ini 3 Rekomendasi HP 2 Jutaan untuk Konten Kreator
Padahal, menurut para teknisi otomotif, pelek aerodinamis memiliki fungsi yang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi mobil listrik.
Desain ini dibuat melalui berbagai pengujian agar mampu mengurangi hambatan udara saat kendaraan melaju.
Ketika sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi, udara akan mengalir di sekitar bodi kendaraan, termasuk bagian roda.
Roda yang berputar dapat menimbulkan turbulensi atau pusaran udara yang menyebabkan hambatan semakin besar.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Naik Tipis, Level Tinggi Masih Bertahan!
Jika hambatan udara meningkat, maka motor listrik membutuhkan energi lebih banyak untuk mempertahankan kecepatan kendaraan.
Di sinilah peran pelek aerodinamis menjadi sangat penting.
Bentuk pelek yang lebih tertutup membantu mengurangi turbulensi udara sehingga aliran udara menjadi lebih lancar.