Dolar AS Menguat di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Simak Pergerakan Kurs dan Harga Emas Hari Ini
BACAKORAN.CO – Dolar Amerika Serikat (AS) mengakhiri perdagangan pekan lalu dengan penguatan terhadap mayoritas mata uang dunia. Penguatan ini didorong meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah serta ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed).
Selain faktor geopolitik, sejumlah data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan ekonomi turut memperkuat optimisme investor terhadap mata uang Negeri Paman Sam.
Dolar Melemah di Awal Pekan Usai Meredanya Ketegangan
Memasuki awal pekan, dolar AS sempat mengalami koreksi setelah muncul kabar bahwa Amerika Serikat dan Iran menghentikan aksi saling serang.
BACA JUGA:Investasi Emas untuk Anak, Begini Cara Menghitung Keuntungannya
Perkembangan tersebut dipicu pembicaraan Iran dengan Oman mengenai pengendalian jalur pelayaran di Selat Hormuz serta keputusan Presiden Donald Trump yang tidak meningkatkan eskalasi militer. Kondisi tersebut ikut menurunkan permintaan terhadap aset safe haven.
Di sisi lain, harga minyak mentah juga kembali melemah dan berada di kisaran US$85,10 per barel, setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi.
BACA JUGA:Tips Investasi Emas Batangan Logam Mulia untuk Pemula: Lebih Untung Tabungan Digital atau Fisik?
Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed
Pelaku pasar kini menaruh perhatian pada keputusan suku bunga The Fed yang diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Jika bank sentral AS mempertahankan sikap hawkish atau kembali menaikkan suku bunga, dolar berpotensi kembali menguat karena imbal hasil aset berbasis dolar menjadi lebih menarik bagi investor global.
Australia dan Jepang Jadi Sorotan
Bank Sentral Australia (RBA) masih diperkirakan memiliki peluang melakukan satu kali kenaikan suku bunga lagi pada tahun ini, bergantung pada perkembangan data inflasi beberapa bulan ke depan.
BACA JUGA:5 Tips Investasi Emas Batangan untuk Pemula: Lebih Untung Pilih Emas Fisik atau Digital?