612 Orang Bertolak ke Jepang Berjuang untuk Indonesia di Asian Games 2026, Ini Daftar 35 Cabornya

Sabtu 01 Aug 2026 - 18:12 WIB
Reporter : Kumaidi
Editor : Kumaidi

BACAKORAN.CO - Indonesia mengirimkan 432 atlet dari 35 cabang olahraga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ini sesuai putusan dari Komite Olimpiade Indonesia atau NOC Indonesia.

Jumlah itu akan ditambah 148 pelatih dan official serta 32 orang tim Chef de Mission (CdM). Total jika digabung semuanya menjadi 612 orang.

Dengan jumlah kontingen ini, Indonesia absen di 8 cabang olahraga, di antaranya sepak bola, kriket, dan bisbol. Ini karena total cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan ada 43. 

Sementara dari 35 cabor yang diikuti, tiga di antaranya berangkat dengan sistem mandiri, yaitu tinju, anggar, dan tenis meja. Mereka berangkat dengan pendanaan mandiri dari federasi dan mitra, namun tetap mendapat dukungan penuh dari kontingen.

Sementara 32 cabor lainnya dibiayai APBN atau negara. Dari cabor itu, empat di antara berstatus debutan, seperti Teqball, Selancar, Padel, dan Combat sports (Disiplin MMA). 

Komposisi tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh antara tim review Kemenpora dan Komisi Sport NOC Indonesia bersama federasi cabang olahraga terhadap kesiapan atlet, peluang prestasi. 

BACA JUGA:Drawing Asian Games 2026 Basket 3x3 Keluar, Begini Kata Pelatihnya

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa Tim Indonesia berangkat dengan optimisme tinggi untuk melanjutkan tren positif prestasi olahraga nasional di level Asia. 

Ini karena Asian Games bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi panggung untuk menunjukkan bahwa olahraga Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing dengan negara-negara terbaik di Asia. 

“Seluruh atlet yang berangkat telah melalui proses seleksi dan persiapan yang maksimal. Kini saatnya mereka tampil percaya diri, memberikan yang terbaik, dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari. 

Target itu juga, lanjut Okto, ditujukan kepada cabor mandiri. Dia menegaskan bahwa tidak ada perbedaan target maupun tanggung jawab prestasi bagi seluruh atlet yang tergabung dalam Tim Indonesia.


Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu menyatakan kesiapannya untuk melayani atlet dengan sebaik mungkin.-Noc indonesia-

"Tidak ada perbedaan antara cabang olahraga yang didukung melalui APBN maupun yang berangkat secara mandiri. Ketika mereka resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk Indonesia. Skema pendanaan boleh berbeda, tetapi target prestasi tetap sama," tegas Okto.

BACA JUGA:Timnas Basket 3x3 Lanjut Matangkan Permainan di Tokyo Stop sebelum Tampil di Asian Games 2026

"NOC Indonesia memastikan seluruh atlet yang tergabung dalam Tim Indonesia memperoleh pelayanan, koordinasi, dan dukungan kontingen yang sama selama mengikuti Asian Games. Yang kami nilai bukan dari sumber pembiayaannya, melainkan kesiapan mereka untuk bersaing dan mengharumkan nama bangsa,” jelas Okto.

Kategori :