Pulang Bimbing KKN, Guru Besar UIN Raden Fatah Ditabrak Travel Lalu Ditinggal Kabur

Senin 03 Aug 2026 - 13:12 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO – Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Prof Dr Faisol Burlian, M.Hum menjadi korban dugaan tabrak lari di Jalan Lintas Prabumulih–Inderalaya, tepatnya di kawasan Desa Payakabung, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (1/8/2026) sore.

Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor usai menjalankan tugas sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-85 di Kota Prabumulih.

Korban diduga diserempet sebuah mobil minibus yang disebut-sebut jenis Toyota Avanza, kemungkinan kendaraan travel. Benturan dari sisi kanan membuat korban terpental beberapa kali ke badan jalan, sementara kendaraan yang diduga menabraknya langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, Prof Faisol mengalami luka robek di jari tangan kanan, patah tulang lengan kanan, patah tulang rusuk, serta memar di sepanjang kaki kanan.

BACA JUGA:Guru Besar Bukan Hanya Pengembang Teori Tetapi Arsitek Peradaban, UIN Raden Fatah Tambah 4 Profesor

BACA JUGA:Kecelakaan Beruntun Maut GreenHill Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Ini Daftar Nama Korban

Warga sekitar yang melihat kejadian segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RS Arroyan Ogan Ilir. Karena kondisinya cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang.

Salah seorang putri korban menjelaskan bahwa ayahnya sempat menghubunginya melalui telepon seluler setelah kejadian. Menurut cerita korban, sepeda motornya sudah berada di sisi kiri jalan ketika sebuah mobil Avanza datang dari arah belakang dan menyerempet kendaraannya.

“Setibanya di Payakabung, cerita bapak, motornya sudah berjalan minggir, tiba-tiba diserempet mobil Avanza yang diduga mobil travel,” ujarnya melalui pesan di grup keluarga.

Ia mengatakan mobil tersebut menghantam sisi kanan sepeda motor hingga ayahnya terpental beberapa kali. Meski mengalami luka berat, korban masih dalam keadaan sadar saat menghubungi keluarganya.

BACA JUGA:Ebemartono alias Emmanuel Bryan Buka Suara, Akui Salah Ucap soal Biaya Produksi Konten SPG GIIAS

BACA JUGA:Gaji Baru Masuk Jangan Langsung Habis! Ini Cara Alokasi Uang untuk Kuliah dan Kebutuhan Harian

“Mobil tersebut menabrak dari sisi kanan hingga bapak terpental beberapa kali, tetapi masih sadar,” katanya.

Menurut keluarga, setelah kejadian warga sempat berusaha mengejar mobil yang diduga menjadi pelaku tabrak lari. Namun kendaraan tersebut berhasil meloloskan diri dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Keluarga berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tabrak lari terhadap Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang itu. Mereka meminta pelaku ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pada Minggu (2/8/2026) pagi Prof Faisol telah menjalani operasi pada tulang lengan kanannya. Tim medis juga menjadwalkan operasi lanjutan berupa pemasangan pen pada tulang rusuk pada Senin (3/8/2026).

BACA JUGA:Jangan Salah Pilih! Ini Tips Memilih Parfum Lokal Minimarket yang Tetap Wangi di Cuaca Panas

BACA JUGA:Wajib Dicoba! 10 Tempat Sarapan di Palembang Sejak Subuh

Prof Faisol diketahui baru beberapa hari kembali dari ibadah umrah. Ia juga tergabung dalam tim riset Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumsel yang melakukan penelitian mengenai zuriat Kyai Marogan di Mekkah.

Hingga Minggu sore, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait identitas maupun keberadaan pengemudi mobil yang diduga melakukan tabrak lari tersebut.

Kategori :