bacakoran.co

Penuhi Panggilan Kerja ke Jakarta, Perempuan Asal Prabumulih ini Malah Tertipu

ES (23) pencari kerja yang menjadi korban penipuan saat melapor ke polisi. (foto: ist)--

BACAKORAN.CO – Seorang perempuan pencari kerja asal Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, berinisial ES (23), bernasib apes.

Berharap mendapatkan pekerjaan dari lamaran kerja yang disampaikannya, wanita berambut panjang itu malah menjadi korban penipuan.

ES mengalami kerugian sekitar Rp7,8 juta. Ia mengaku menjadi korban dugaan penipuan berkedok lowongan kerja yang mengatasnamakan PT Yakult Indonesia Persada. Kasus tersebut dilaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (17/9/2026).

Kepada polisi, ES menceritakan dugaan penipuan itu bermula setelah dirinya melamar pekerjaan di PT Yakult Indonesia Persada.

BACA JUGA:Pelaku Penipuan Lowongan Kerja di Lawang Kidul Tertangkap, Korban Setor Rp 25 Juta

BACA JUGA:Menaker Tegaskan Larangan Batas Usia dan Good Looking di Lowongan Kerja, Ini Aturan Lengkapnya

Senin (14/9), saat berada di Jalan Suka Bangun II, Palembang, dia dihubungi seseorang melalui aplikasi Telegram menggunakan akun bernama Hansen Harwandi.

Pelaku menyampaikan bahwa korban dinyatakan lulus. ES kemudian diminta berangkat ke Jakarta untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Namun, sebelum berangkat, korban diminta mentransfer sejumlah uang. Alasannya, untuk membayar biaya penginapan selama mengikuti proses seleksi. 

“Saya diminta untuk mentransfer sejumlah uang dengan alasan sebagai biaya penginapan selama tiga malam selama mengikuti tes,” kata ES kepada polisi.

BACA JUGA:Pengangkatan Guru Dibahas Kembali ke Pusat, Prabowo Siapkan Skema Baru

BACA JUGA:Sembilan Bulan Jembatan Muara Dua Ambruk, Tak Kunjung Dibangun, Pertanyakan Janji Herman Deru

Karena sangat berharap mendapat pekerjaan, tanpa pikir panjang, ES mentransfer Rp4 juta. Tak berhenti sampai di situ, ES juga kembali diminta membayar Rp1,4 juta untuk biaya transportasi pulang menggunakan pesawat.

Sementara itu, tiket pesawat untuk keberangkatan menuju Jakarta dipesan sendiri oleh korban dengan biaya Rp1,1 juta.

Penuhi Panggilan Kerja ke Jakarta, Perempuan Asal Prabumulih ini Malah Tertipu

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co – seorang perempuan asal kota prabumulih, sumatera selatan, berinisial es (23), bernasib apes.

berharap mendapatkan pekerjaan dari lamaran kerja yang disampaikannya, wanita berambut panjang itu malah menjadi .

es mengalami kerugian sekitar rp7,8 juta. ia mengaku menjadi korban dugaan penipuan berkedok yang mengatasnamakan pt yakult indonesia persada. kasus tersebut dilaporkan ke spkt polrestabes palembang, rabu (17/9/2026).

kepada polisi, es menceritakan dugaan penipuan itu bermula setelah dirinya melamar pekerjaan di pt yakult indonesia persada.

senin (14/9), saat berada di jalan suka bangun ii, palembang, dia dihubungi seseorang melalui aplikasi telegram menggunakan akun bernama hansen harwandi.

pelaku menyampaikan bahwa korban dinyatakan lulus. es kemudian diminta berangkat ke jakarta untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

namun, sebelum berangkat, korban diminta mentransfer sejumlah uang. alasannya, untuk membayar biaya penginapan selama mengikuti proses seleksi. 

“saya diminta untuk mentransfer sejumlah uang dengan alasan sebagai biaya penginapan selama tiga malam selama mengikuti tes,” kata es kepada polisi.

karena sangat berharap mendapat pekerjaan, tanpa pikir panjang, es mentransfer rp4 juta. tak berhenti sampai di situ, es juga kembali diminta membayar rp1,4 juta untuk biaya transportasi pulang menggunakan pesawat.

sementara itu, tiket pesawat untuk keberangkatan menuju jakarta dipesan sendiri oleh korban dengan biaya rp1,1 juta.

singkat cerita, es akhirnya berangkat ke jakarta dengan harapan mengikuti seleksi pekerjaan yang dijanjikan. 

sesampainya di jakarta, es yang sebelumnya dijanjikan akan di jemput  orang yang menghubunginya melalui telegram dengan penuh harap menunggu di bandara. pelaku juga sebelumnya menjanjikan akan mengantar es  ke hotel tempat menginap.

namun, setelah ditunggu hingga sekitar 3 jam, orang yang berjanji akan menjemputnya tak kunjung datang. berkali-kali dihubungi, pelaku tak menjawab.

tiket pesawat untuk perjalanan pulang yang sebelumnya dijanjikan juga tidak diberikan. karena tidak mendapat kepastian, korban akhirnya kembali ke daerah asal dengan biaya sendiri. “untuk perjalanan pulang tersebut, korban kembali mengeluarkan uang sebesar rp1,2 juta,” jelas es.

korban kemudian terpikir untuk mengecek situs resmi pt yakult indonesia persada. saat itulah korban baru tahu jika tidak menemukan informasi penerimaan karyawan maupun tahapan seleksi seperti yang disampaikan melalui telegram.

es menduga informasi kelulusan tersebut hanya digunakan untuk meyakinkannya agar menyerahkan uang. dugaan penipuan lowongan kerja mengatasnamakan pt yakult indonesia persada itu kini dilaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.

jika seluruh pengeluaran dihitung, korban mengaku mengalami kerugian sekitar rp7,8 juta. ia berharap polisi segera mengusut laporan tersebut dan menangkap pihak yang bertanggung jawab.

“merasa dirugikan dan tidak terima dengan kejadian tersebut, korban akhirnya mendatangi spkt polrestabes palembang untuk membuat laporan dan berharap pelaku dapat segera ditangkap,” katanya.

kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi pencari kerja agar tidak mudah percaya terhadap informasi rekrutmen yang disampaikan melalui akun pribadi atau aplikasi pesan. setiap tahapan penerimaan karyawan perlu diverifikasi melalui kanal resmi perusahaan sebelum mengirim uang atau melakukan perjalanan.

Tag
Share