Air Sumur Bor Tiba-Tiba Cokelat Saat Kemarau? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari!

Selasa 04 Aug 2026 - 18:00 WIB
Reporter : Asma
Editor : Asma

BACAKORAN.CO - ‎Musim kemarau sering membawa berbagai perubahan pada kondisi lingkungan, termasuk menurunnya debit air tanah.

Salah satu masalah yang paling banyak dikeluhkan masyarakat adalah air sumur bor yang tiba-tiba berubah menjadi keruh dan berwarna cokelat.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran mengenai kebersihan dan keamanan udara untuk kebutuhan rumah tangga.

BACA JUGA: Polisi Siaga, Simpang Lima Pendopo PALI Dipatroli Cegah Tawuran Remaja

BACA JUGA: Rupiah Tertekan! Neraca Dagang Defisit, Yen Bikin Pasar Geger

Perubahan warna air sumur bor umumnya disebabkan oleh turunnya permukaan air tanah.

Ketika debit udara berkurang, pompa akan bekerja lebih keras untuk menyedot udara dari lapisan bawah.

Pada kondisi tersebut, lumpur halus, pasir, serta endapan mineral dapat ikut terhisap sehingga air terlihat keruh dan kecokelatan.

‎Selain penurunan debit air, usia sumur bor juga menjadi faktor penting.

BACA JUGA:Wabup PALI Iwan Tuaji Gugat Kejati, Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

BACA JUGA:Paripurna di DPRD Muara Enim Memanas, Debat Justru Soal Legalitas Rapat

Sumur yang telah digunakan selama bertahun-tahun biasanya mengalami penumpukan endapan pada dasar sumur.

Saat musim kemarau, endapan tersebut lebih mudah terangkat karena volume air yang semakin sedikit.

‎Penyebab lain yang cukup sering terjadi adalah kerusakan pada pipa casing atau saringan sumur.

Jika casing mengalami retak atau korosi, tanah di sekitar sumur dapat masuk ke dalam aliran air.

Kategori :