15 Pekerjaan yang Terancam AI: Apakah Profesi Ini Akan Hilang?

Minggu 09 Aug 2026 - 04:00 WIB
Reporter : Asma
Editor : djarwo

Kemampuan         Contoh penerapan

Berpikir kritis         Mengevaluasi informasi

Kreativitas                 Menghasilkan ide dan konsep

Komunikasi         Menangani kebutuhan pelanggan

Empati                 Memahami masalah manusia

Kepemimpinan         Mengambil keputusan dan mengarahkan tim

Pemecahan masalah Menghadapi kasus yang tidak standar

Literasi digital         Menggunakan teknologi secara efektif

Keterampilan tersebut menjadi semakin penting karena AI dapat membantu mengerjakan bagian teknis, sedangkan manusia tetap bertanggung jawab terhadap keputusan dan hasil akhirnya.

BACA JUGA:Pakar Beberkan: AI Resmi Masuk Fase Physical AI, Level Tertinggi Kecerdasan Buatan?

Bagaimana Cara Pekerja Bertahan di Era AI?

Menghindari AI bukan strategi yang ideal ketika teknologi semakin masuk ke berbagai bidang pekerjaan.

Pekerja justru dapat mempelajari cara menggunakan AI untuk mempercepat tugas administratif sambil meningkatkan kemampuan yang sulit diotomatisasi.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah:

  1. Pelajari penggunaan AI sesuai bidang pekerjaan.
  2. Tingkatkan kemampuan analisis dan berpikir kritis.
  3. Perkuat komunikasi dan kemampuan bekerja sama.
  4. Pelajari keterampilan digital baru.
  5. Jangan hanya mengandalkan pekerjaan yang bersifat repetitif.
  6. Perbanyak kemampuan memecahkan masalah.
  7. Ikuti program upskilling dan reskilling.

Dengan pola tersebut, AI dapat diposisikan sebagai alat bantu kerja, bukan semata-mata sebagai ancaman.

Apakah AI Justru Menciptakan Pekerjaan Baru?

Ya. Perkembangan AI juga meningkatkan kebutuhan terhadap pekerjaan yang berkaitan dengan teknologi dan pengelolaan data.

Bidang seperti pengembangan AI, analisis data, keamanan siber, rekayasa perangkat lunak, desain pengalaman pengguna, serta pekerjaan yang membutuhkan inovasi dan kolaborasi berpotensi semakin penting.

Kategori :