BACAKORAN.CO - Memiliki lahan terbatas bukan lagi alasan untuk tidak berkebun. Dengan memanfaatkan ember bekas, siapa pun dapat membuat menara hidroponik sederhana yang mampu menghasilkan sayuran segar di rumah.
Konsep hidroponik vertikal menggunakan ember bekas menjadi salah satu solusi praktis bagi masyarakat perkotaan yang ingin bercocok tanam tanpa membutuhkan area luas. Selain menghemat tempat, metode ini juga dapat mengurangi limbah rumah tangga karena ember yang sudah tidak terpakai bisa dimanfaatkan kembali.
BACA JUGA:5 Manfaat Luar Biasa Tanaman Herbal Lokal Buat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Secara Alami
Menara hidroponik ini dapat digunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran seperti selada, pakcoy, kangkung, dan bayam. Berikut beberapa model yang bisa dibuat dengan biaya terjangkau.
1. Menara Hidroponik Sistem Lubang Tanam
Model pertama adalah menara hidroponik dengan lubang tanam di sisi ember. Sistem ini cukup populer karena mampu menampung banyak tanaman dalam satu wadah.
Bahan yang Dibutuhkan:
- Ember bekas ukuran 20–25 liter
- Net pot
- Solder atau hole saw
- Kain flanel sebagai sumbu
- Nutrisi hidroponik
- Bibit sayuran
BACA JUGA:Tanaman Hias & Sayuran Organik Melejit! Ide Bisnis Rumahan yang Diburu Warga Urban
Cara Membuat:
- Tandai posisi lubang tanam secara melingkar pada bagian samping ember.
- Buat lubang sesuai ukuran net pot menggunakan solder atau hole saw.
- Pasang net pot pada setiap lubang yang sudah dibuat.
- Isi bagian bawah ember dengan larutan nutrisi hidroponik.
- Pasang kain flanel dari media tanam hingga menyentuh larutan nutrisi.
- Masukkan bibit sayuran ke dalam net pot.
Sistem ini cocok digunakan untuk tanaman berakar pendek seperti selada, pakcoy, kangkung, dan bayam.
2. Menara Hidroponik Sistem Wick (Sumbu), Cocok untuk Pemula
Bagi yang baru mencoba hidroponik, sistem wick atau sumbu menjadi pilihan paling sederhana. Metode ini tidak membutuhkan listrik maupun pompa air.
Langkah Pembuatan:
- Buat lubang pada tutup ember untuk memasang net pot.
- Pasang kain flanel sebagai sumbu dari net pot menuju larutan nutrisi.
- Isi ember dengan air yang sudah dicampur nutrisi hidroponik.
- Tanam bibit pada media tanam.
BACA JUGA:Daun Sirih Cina, Tanaman Liar yang Diam-Diam Punya Segudang Khasiat untuk Tubuh
Kelebihan Sistem Wick:
- Biaya pembuatan murah.
- Tidak membutuhkan pompa.
- Perawatan mudah.
- Cocok untuk pemula dan berkebun skala rumah.
Meski sederhana, sistem ini tetap mampu menghasilkan sayuran sehat jika nutrisi dan kebutuhan cahaya terpenuhi.