BACAKORAN.CO – Imam Mahdi dalam Al-Qur’an tidak disebutkan secara langsung dengan nama “Al-Mahdi”. Keterangan mengenai sosok yang diyakini akan muncul menjelang akhir zaman lebih banyak ditemukan dalam hadis Nabi Muhammad SAW, termasuk mengenai nasab, tugas dan tempat berlangsungnya baiat kepadanya.
Pertanyaan tentang siapa Imam Mahdi, kapan datang dan di mana kemunculannya terus menarik perhatian umat Islam. Namun, penting untuk memisahkan antara dalil Al-Qur’an, hadis dan pendapat ulama agar tidak mencampurkan informasi yang memiliki tingkat kepastian berbeda.
Apa itu Imam Mahdi dalam ajaran Islam?
Imam Mahdi secara umum dipahami sebagai seorang pemimpin yang akan muncul pada akhir zaman dan membawa keadilan setelah dunia dipenuhi kezaliman.
Dalam sejumlah hadis, Imam Mahdi disebut berasal dari keluarga Nabi Muhammad SAW. Salah satu riwayat dalam Sunan Abi Dawud 4284 menyebutkan bahwa Al-Mahdi berasal dari keturunan Fatimah. Hadis tersebut dinilai sahih oleh Al-Albani.
Riwayat lain dalam Sunan Ibn Majah 4085 menyebut Al-Mahdi berasal dari Ahlul Bait dan Allah akan memperbaiki keadaannya dalam satu malam. Riwayat tersebut dinilai hasan dalam sumber yang dirujuk.
Dengan demikian, gambaran mengenai Imam Mahdi dalam sumber Islam tidak sekadar berasal dari cerita populer, tetapi memiliki sejumlah dasar hadis yang perlu dibaca secara hati-hati.
Apakah Imam Mahdi disebutkan dalam Al-Qur’an?
Tidak ada ayat Al-Qur’an yang secara eksplisit menyebut nama Imam Mahdi.
Hal ini menjadi poin penting karena sejumlah ayat terkadang dikaitkan dengan Imam Mahdi melalui penafsiran atau pendekatan tertentu. Namun, mengklaim bahwa Al-Qur’an menyebut nama Imam Mahdi secara langsung tidak tepat.
Keterangan mengenai berbagai detail tentang Imam Mahdi justru terdapat dalam hadis. Dalam tradisi keilmuan Islam, hadis memiliki fungsi menjelaskan dan memberikan rincian terhadap perkara yang tidak dijelaskan secara detail dalam Al-Qur’an.
Karena itu, pembahasan tentang Imam Mahdi sebaiknya tidak berhenti pada pencarian ayat yang memuat namanya, tetapi juga melihat hadis-hadis yang membicarakan sosok tersebut.
Siapa Imam Mahdi menurut hadis Nabi?
Sejumlah hadis memberikan gambaran mengenai identitas Imam Mahdi.
Beberapa keterangan penting antara lain:
- Berasal dari keluarga Nabi Muhammad SAW.
- Disebut sebagai keturunan Fatimah.
- Akan muncul pada masa penuh ketidakadilan.
- Dikaitkan dengan kepemimpinan yang menegakkan keadilan.
- Kemunculannya terjadi menjelang akhir zaman.
- Baiat kepadanya disebut berlangsung di sekitar Ka'bah dalam salah satu riwayat.
Dalam Sunan Abi Dawud 4283, terdapat riwayat yang menyebut bahwa jika dunia hanya tersisa satu hari, Allah akan mengutus seorang laki-laki dari keluarga Nabi yang memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi kezaliman. Riwayat tersebut dinilai sahih oleh Al-Albani.
Riwayat lain menyebut Imam Mahdi akan memimpin selama tujuh tahun. Hadis tersebut terdapat dalam Sunan Abi Dawud 4285 dan dinilai hasan oleh Al-Albani.
Kapan Imam Mahdi akan datang?
Tidak ada tanggal, tahun atau waktu pasti kedatangan Imam Mahdi yang dapat dijadikan pegangan dari Al-Qur’an maupun hadis sahih yang jelas.