BACAKORAN.CO - Cuaca panas dapat dihadapi dengan rutin minum air tanpa menunggu haus dan mengurangi paparan sinar matahari langsung.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga menganjurkan penggunaan sunscreen minimal SPF 30, pakaian ringan dan longgar, serta membatasi aktivitas di luar ruangan untuk menekan risiko dehidrasi dan heatstroke.
Suhu yang meningkat bukan sekadar membuat tubuh terasa gerah. Jika tidak diantisipasi, panas berlebih dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat dan memicu gangguan kesehatan.
Apa Dampak Cuaca Panas bagi Tubuh?
Menurut Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) Kemenkes, cuaca panas dapat meningkatkan risiko dehidrasi, heatstroke, iritasi kulit, hingga demam tinggi.
Kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas apabila tubuh tidak mendapatkan perlindungan dan asupan cairan yang cukup.
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Mengintai Indonesia, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- Keringat berlebih.
- Kulit terasa panas dan kering.
- Jantung berdetak lebih cepat.
- Kram pada kaki atau perut.
- Mual, muntah, atau pusing.
- Urine menjadi sedikit dan berwarna kuning pekat.
Kemenkes menyarankan masyarakat segera mendinginkan tubuh dan mencari pertolongan medis apabila gejala tetap muncul setelah penanganan awal.
Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Saat Cuaca Panas?
Ada lima kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak cuaca panas.
1.Mengapa Harus Minum Sebelum Haus?
Minum air secara teratur penting untuk membantu mempertahankan cairan tubuh.
Jangan menjadikan rasa haus sebagai satu-satunya tanda untuk mulai minum.
Kemenkes secara khusus menganjurkan masyarakat mencukupi kebutuhan air dan tidak menunggu sampai rasa haus muncul.
Selain air putih, konsumsi minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis juga perlu dibatasi ketika cuaca sangat panas.
BACA JUGA:5 Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Bebas Lemas Saat Cuaca Ekstrem: Imun Kuat Seharian
2.Bagaimana Melindungi Kulit dari Terik Matahari?
Paparan matahari langsung sebaiknya dikurangi, terutama ketika suhu terasa sangat menyengat.