7 Cara Memelihara Ikan Lele agar Cepat Besar, Gemuk, Sehat, dan Dagingnya Tetap Empuk

Minggu 16 Aug 2026 - 17:00 WIB
Reporter : ase erlina
Editor : djarwo

Pakan menjadi salah satu komponen terbesar dalam biaya budidaya lele. Karena itu, pemberiannya harus dilakukan secara efisien.

Gunakan pelet dengan kandungan nutrisi yang sesuai dengan fase pertumbuhan ikan. Jumlah pakan kemudian disesuaikan dengan ukuran, jumlah ikan, dan respons ikan terhadap pakan.

Memberikan pakan sedikit tetapi teratur lebih baik daripada memberikan pakan dalam jumlah besar sekaligus.

Perhatikan pula sisa pakan. Jika banyak pelet tidak termakan dan mengendap di kolam, bahan organik tersebut dapat memperburuk kualitas air.

Jadi, jangan menjadikan prinsip “semakin banyak makan, semakin cepat besar” sebagai satu-satunya patokan.

Pertumbuhan lele dipengaruhi oleh kombinasi pakan, kualitas air, kepadatan, kesehatan ikan, dan kondisi lingkungan.

BACA JUGA:Kamu Ingin Memulai Bisnis? Melirik Usaha Budidaya Ikan Bawal Bisa Menjadi Pilihan Sukses di Dunia Perikanan

4. Atur Waktu Pemberian Pakan

Lele dikenal lebih aktif pada sore hingga malam hari. Karena itu, waktu pemberian pakan perlu disesuaikan dengan aktivitas ikan.

Pakan dapat diberikan beberapa kali dalam sehari dengan jumlah yang disesuaikan kondisi ikan.

Pembagian pakan menjadi beberapa kali pemberian membantu mengurangi risiko pakan terbuang sekaligus membuat ikan mendapatkan asupan secara lebih teratur.

Namun, pembudidaya tetap perlu mengamati respons ikan. Jika ikan mulai tidak agresif menyambar pakan atau pakan terlihat tersisa, jumlah pemberian berikutnya dapat dievaluasi.

5. Jaga Kualitas Air Kolam

Kualitas air merupakan faktor yang tidak kalah penting dari pakan.

Air yang terlalu kotor dan memiliki banyak bahan organik dapat membuat ikan tidak nyaman. Dalam kondisi lingkungan yang buruk, lele dapat mengalami stres dan pertumbuhannya terganggu.

Karena itu, kondisi air perlu dipantau secara berkala.

Jika diperlukan, lakukan penggantian sebagian air dan tambahkan air baru secara bertahap. Hindari mengganti seluruh air secara mendadak karena perubahan lingkungan yang drastis juga dapat membuat ikan stres.

Pengelolaan air yang baik pada akhirnya membantu menciptakan lingkungan yang lebih stabil bagi pertumbuhan lele.

Kategori :