BACAKORAN.CO - Tunggal Putri Indonesia Putri Kusuma Wardani mulus melangkah ke babak kedua Kejuaraan Dunia 2026. Ini setelah atlet yang karib disapa Putri KW itu sukses amankan kemenangan.
Bertanding di babak 64 besar, Putri Kusuma Wardani yang menempati unggulan keenam sukses pulangkan De Guzman Mikaela Joy dari Filipina. Putri KW di laga yang berlangsung di New Delhi, India ini, menang dengan kedudukan 21-12, 21-6.
Usai pertandingan, Putri Kusuma Wardani mengucap syukur. Bahwa perjuangannya di Kejuaraan Dunia 2026 ini tidak alami kendala berarti di laga perdana.
Putri KW dengan percaya diri mengemas kemenangan dengan keunggulan jauh. Baik itu pada game pertama maupun game kedua yang berjarak 15 poin.
"Pertama bersyukur tidak ada cedera apapun dan kedua untuk keseluruhan hari ini puas dengan mainnya, karena juga lawan sebenarnya cukup bagus," ungkap Putri KW sebagaimana rilis dari PBSI.
BACA JUGA:Jangan Asal Main! Rahasia Latihan Badminton yang Bikin Permainan Naik Level
"Dia lumayan ulet tapi memang kondisi di lapangan ada menang kalah angin," lanjutnya.
Kata Putri KW, pada game pertama lawan harus alami kekelahan karena berada di sisi lapangan yang kalah angin. Dengan situasi ini, Putri KW terbantu dengan leluasa menempatkan shuttlecock.
Putri KW mulus atasi wakil Filipina di babak 64 besar kejuaraan dunia 2026-PBSI-
"Jadi lebih enak untuk mendorong-dorong bolanya, itu membuat saya agak ragu tapi saya mencoba terus lebih berani saja," terangnya.
"Di game kedua dia kesulitan untuk mengontrol pukulan, powernya yang besar membuat banyak bola keluar," tukasnya.
Kata Putri KW, kemenangan ini memotivasinya untuk melangkah lebih jauh di Kejuaraan Dunia ini. Dia akan fokus pada setiap pertandingan.
BACA JUGA:Tok! Aturan Baru Badminton Sistem Skor 15 x 3 Berlaku 4 Januari 2027, BWF Setuju!
"Ke depan pastinya fokus terus, konsistensi dan pikiran di lapangannya itu harus kuat. Saya berharap performa saya bisa seperti di Jepang Open kemarin," terangnya.
"Tekanan pasti ada karena hasil baik tahun lalu. Pengennya di sini bisa ganti warna medali, tapi semua itu kan nggak gampang," jelasnya.