Titik aksi: Bundaran HI, Jakarta Pusat (target tiba sekitar pukul 13.00 WIB)
Dresscode: Baju hitam dan jaket kuning
Pendataan massa: Melalui tautan resmi yang dibagikan BEM UI
BACA JUGA:Netizen Murka! Beda Respons Jepang dan Indonesia Saat Gempa, PM Langsung di TV vs Posting IG Seskab
BEM UI sudah meminta maaf kepada warga Jakarta atas potensi kemacetan.
Mereka menekankan bahwa “kemacetan lalu lintas ini hanya beberapa jam, sedangkan kemacetan struktural, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan keadilan yang dipaksakan sudah delapan puluh satu tahun.”
Delapan Tuntutan Utama BEM UI
Berikut daftar tuntutan yang akan disuarakan, berdasarkan konfirmasi Ketua BEM UI dan laporan media terpercaya:
1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
3. Wujudkan reforma agraria sejati.
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
5. Evaluasi total Proyek Strategis Nasional (PSN) serta hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah.
7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan Batalion Teritorial Pembangunan (YON TP).
BACA JUGA:Peringatan Dini BMKG 16 Agustus 2026: Daftar 13 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang