Gempa M7,7 Guncang Flores, Semeru Kembali Erupsi: Indonesia Hadapi Ancaman Bencana Beruntun

Selasa 18 Aug 2026 - 12:20 WIB
Reporter : djarwo
Editor : djarwo

BACAKORAN.CO - Gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah utara Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026, dan sempat memicu peringatan dini tsunami. Di Jawa Timur, Gunung Semeru juga kembali erupsi pada 18 Agustus, sehingga masyarakat di kedua wilayah diminta mengikuti informasi resmi dan arahan petugas.

Dua kejadian tersebut terjadi dalam periode yang berdekatan. Namun, keduanya merupakan fenomena geologi berbeda dan tidak dapat disimpulkan sebagai satu rangkaian yang saling menyebabkan.

BACA JUGA:Akses Vital PLTU Ropa Ende Retak Parah Imbas Gempa M 4,9: Pasokan Listrik dan Mobilitas Warga Terancam

Bagaimana Kondisi Gempa Flores M7,7?

Gempa utama terjadi di kawasan utara Pulau Flores dengan kedalaman relatif dangkal, sehingga guncangannya terasa kuat di sejumlah wilayah.

BMKG kemudian mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan tersebut akhirnya dihentikan setelah pemantauan menunjukkan kondisi tsunami tidak lagi memerlukan peringatan lebih lanjut.

BMKG mencatat adanya kenaikan muka air laut setelah gempa. Kondisi tersebut menjadi alasan masyarakat pesisir perlu segera mengikuti informasi resmi ketika peringatan tsunami dikeluarkan.

Berapa Banyak Gempa Susulan yang Terjadi?

Aktivitas seismik di Flores masih berlangsung setelah gempa utama.

Hingga 17 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB, BMKG mencatat 1.624 gempa susulan dengan magnitudo antara M1,3 hingga M6,2. Sebanyak 23 kejadian memiliki magnitudo lebih dari 5 dan 59 gempa susulan dirasakan masyarakat.

BACA JUGA:Netizen Murka! Beda Respons Jepang dan Indonesia Saat Gempa, PM Langsung di TV vs Posting IG Seskab

Data Gempa Flores Keterangan
Gempa utama M7,7
Gempa susulan 1.624 kejadian
Rentang magnitudo susulan M1,3–M6,2
Susulan M>5 23 kejadian
Susulan dirasakan 59 kejadian

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan waspada karena aktivitas gempa susulan masih terjadi.

Berapa Korban Gempa Flores?

Jumlah korban terus diperbarui seiring proses pendataan di lapangan.

Laporan BNPB yang dikutip ANTARA menyebut 47 orang meninggal dunia dalam pembaruan pada 16 Agustus. Sementara itu, laporan berikutnya menyebut jumlah warga yang masih bertahan di titik pengungsian telah mencapai 9.290 orang.

Perbedaan angka dalam laporan awal merupakan hal yang dapat terjadi dalam penanganan bencana karena proses verifikasi korban dan pendataan pengungsi masih berlangsung.

Karena itu, angka korban sebaiknya selalu merujuk pada pembaruan terbaru BNPB atau pemerintah daerah.

BACA JUGA:Gempa M5,7 Guncang Halmahera Barat, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Mengapa Dampak Gempa Flores Begitu Besar?

Tags : #gunung semeru #gempa flores #erupsi semeru #bnpb #bmkg #bencana ntt
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini