BACAKORAN.CO - Timnas Voli Putri kembali ke lapangan. Mereka akan tampil di AVC Continental for Womens 2026 yang berlangsung di China.
Pada ajang yang akan berlangsung mulai 22 September 2026 itu Indonesia menargetkan menembus posisi enam besar. Di ajang ini, Indonesia tergabung di Pool B bersama Kazakstan, Thailand, dan Australia.
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo menyadari perjuangan Indonesia tidak akan mudah. Pasalnya, sejumlah tim tangguh akan menjadi lawan yang harus dihadapi dalam turnamen tersebut.
Kendati demikian, Imam optimistis target enam besar dapat diwujudkan. Bahkan, ia berharap para pemain mampu memberikan kejutan dengan meraih hasil yang lebih baik saat mulai bertanding pada 22 Agustus 2026.
"Target kita masuk enam besar. Lawan kuat, mudah-mudahan target bisa dicapai dan bisa lebih bagus lagi," ujar Imam ketika memberikan pembekalan kepada para pemain, pelatih, dan ofisial timnas voli putri Indonesia di Padepokan Bola Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul.
BACA JUGA:AVC Men's Cup 2026: Mantap, Timnas Voli Indonesia Juara Usai Kalahkan Korea Selatan 3-0!
Dalam kesempatan tersebut, Imam meminta para pemain menjadikan semangat perjuangan kemerdekaan sebagai sumber motivasi. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai dapat membangkitkan semangat tim untuk berjuang maksimal di China.
Ia menjelaskan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui proses panjang yang diwarnai perjuangan, pengorbanan, dan persatuan.
Kesadaran untuk bersatu dalam memperjuangkan kepentingan bangsa menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan.
Ketum PP PBVSI targetkan 6 besar di AVC Continental 2026-PBVSI-
Imam juga mengingatkan kembali momentum Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 sebagai salah satu tonggak persatuan bangsa. Semangat tersebut kemudian menguat hingga Indonesia mampu memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Namun, perjuangan tidak berhenti setelah proklamasi. Bangsa Indonesia masih harus mempertahankan kemerdekaan yang telah diperoleh dengan pengorbanan besar.
Nilai perjuangan dan persatuan itu, menurut Imam, juga dapat diterapkan oleh timnas voli putri Indonesia. Ia meminta seluruh pemain memiliki keberanian, menjaga solidaritas, tidak mudah menyerah, dan tidak menganggap diri kalah sebelum pertandingan benar-benar berakhir.
BACA JUGA:Timnas Voli Putra Dadakan Ganti Pelatih, Ini Penjelasan PBVSI
Imam menilai mental bertanding akan menjadi salah satu aspek penting selain kemampuan teknik dan kondisi fisik. Karena itu, pemain, pelatih, serta ofisial diminta memiliki visi yang sama untuk memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia.