BACAKORAN.CO — Chip kecerdasan buatan (AI) Nvidia H200 mulai dikirimkan dalam jumlah terbatas ke China.
Perkembangan ini menjadi perhatian karena sebelumnya penjualan chip AI Nvidia ke pasar China menghadapi pembatasan dari Amerika Serikat maupun kebijakan pemerintah China.
Berdasarkan laporan Financial Times yang dikutip Reuters, sejumlah kecil Nvidia H200 telah masuk ke China dalam beberapa pekan terakhir.
ByteDance dan Tencent masing-masing dilaporkan menerima sekitar 10.000 unit H200, sementara perusahaan teknologi China lainnya berpotensi memperoleh pengiriman serupa.
BACA JUGA:5 Bukti HP Lipat Makin Durabel 2026: Apakah Layar Lipat Sudah Benar-Benar Bebas Rusak?
BACA JUGA:Teknologi Komputer Makin Canggih! Bukan Sekadar Cepat, Kini Semakin Pintar
Nvidia H200 merupakan chip akselerator AI dari keluarga Hopper yang dirancang untuk menangani beban komputasi kecerdasan buatan, termasuk pelatihan dan pengoperasian model AI.
Pengiriman terbaru tersebut menandai perkembangan penting karena sebelumnya izin dari pemerintah Amerika Serikat belum otomatis membuat chip dapat digunakan di daratan China.
Nvidia dalam laporan tahunannya menyebut pemerintah AS pada Februari 2026 memberikan lisensi yang memungkinkan pengiriman H200 dalam jumlah terbatas kepada pelanggan tertentu di China.
Namun, proses masuknya H200 ke pasar China tetap dibatasi.
BACA JUGA:7 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan Terbaik 2026: Spek Mewah, Baterai Badak hingga Jaminan Update Panjang
BACA JUGA:Galaxy Z Fold8: Bukan Sekadar Smartphone, Ini Partner Pintar yang Siap Buka Lebih Banyak Kemungkinan
Laporan terbaru menyebut Beijing mengizinkan pengiriman dalam jumlah kecil, sementara sebagian perangkat diarahkan untuk tetap berada di luar daratan China, termasuk Hong Kong, sebagai bagian dari kebijakan yang juga bertujuan mendorong perkembangan industri chip domestik.
ByteDance dan Tencent menerima sekitar 10.000 H200
Dua perusahaan teknologi besar China yang disebut telah menerima H200 adalah ByteDance dan Tencent.