Gudang Diduga Penampung Solar Terbakar, Warga Prabumulih Panik

Kamis 20 Aug 2026 - 13:57 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO --  Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan yang diduga gudang penampungan solar di Jalan Arimbi, Kelurahan Arimbi Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Rabu (19/8/2026) malam.

Kobaran api membesar hingga membuat warga panik dan khawatir api merembet ke permukiman.

Kebakaran diketahui warga sekitar pukul 21.30 WIB. Api terlihat membesar dari bangunan yang diduga menyimpan minyak solar. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.

Kepala BPBD Kota Prabumulih Sriyono membenarkan kebakaran tersebut. BPBD langsung mengerahkan armada untuk mengendalikan api.

BACA JUGA:Tiga Rumah Ludes, Kebakaran Hebat Gegerkan Mekakau Ilir, Bupati Turut Berduka

BACA JUGA:Kebakaran di Benuang Diduga Akibat Kompr Meledak yang Ditinggal Saat Memasak

“Memang benar ada kebakaran di Jalan Arimbi, ada lima unit kendaraan pemadam kita dikerahkan ke sana,” ujar Sriyono saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).

Penanganan kebakaran gudang diduga penampungan solar itu tidak mudah. Material yang terbakar disebut berupa minyak sehingga membutuhkan metode pemadaman khusus.

BPBD mengerahkan lima mobil pemadam. Pertamina turut memperkuat penanganan dengan mengirimkan dua truk pemadam. Total tujuh armada dikerahkan ke lokasi.

Petugas juga menyiapkan 100 liter foam atau busa pemadam. Zat kimia tersebut digunakan untuk membantu mengendalikan api dan mencegah kobaran kembali membesar.

BACA JUGA:Ribuan Siswa Keracunan Makanan Gratis: Jejak Panjang Sejak 2025, Angka Terus Melonjak

BACA JUGA:Tak Diterima Kerja, Pemuda Nekat Bakar 4,5 Hektare Lahan Tebu

“Semalam tim ke lokasi padamkan api, kemudian kembali ke kantor menggunakan zat kimia jenis foam untuk memadamkan api,” jelas Sriyono.

Situasi sempat membuat warga di sekitar lokasi keluar rumah. Mereka memilih berkumpul di luar sambil memantau perkembangan api. Kekhawatiran utama warga adalah kemungkinan ledakan atau aliran minyak terbakar menuju permukiman.

“Itu bangunan gudang, kalau informasi warga gudang minyak. Makanya warga takut terjadi ledakan atau mengalir ke rumah warga,” tutur seorang warga.

Kecemasan semakin tinggi ketika api terlihat membumbung saat petugas melakukan penyemprotan air.

BACA JUGA:Once Mekel Bawa Semangat Literasi ke Perpustakaan Sumsel

BACA JUGA:Dolar AS Melemah ke Level Terendah Sejak Mei, Pasar Soroti Langkah Treasury dan BI Rate

“Pas blanwir nyemprotkan air, kebakaran malah makin besar membumbung tinggi, warga malah makin cemas,” ujar warga lainnya.

Selain BPBD dan Pertamina, polisi, TNI, Linmas, ketua RT, ketua RW, serta masyarakat ikut membantu pengamanan. Sebanyak 28 personel Regu C dari Pos Taman Murni, Pos Selatan, Delinom, dan Pos Barat juga diterjunkan.

Petugas memfokuskan pemadaman agar api tidak menjalar ke rumah dan bangunan lain. Setelah ditangani secara intensif, kobaran api berhasil dipadamkan menjelang tengah malam.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut.

BACA JUGA:Motor Listrik Terbaik untuk Usaha UMKM 2026, Mana yang Paling Hemat?

BACA JUGA:Viral Maba UNP Jalan Jongkok Masuk Kampus, Pihak Kampus: Bukan Perpeloncoan, Hanya Pemanasan Biar Fresh

Sementara itu, penyebab kebakaran dan identitas pemilik bangunan masih belum diketahui. Petugas masih melakukan pendataan serta penanganan lanjutan di lokasi.

Kategori :