BACAKORAN.CO - Langkah Jonatan Christie di Kejuaraan Dunia 2026 terhenti. Tunggal putra Indonesia yang karib disapa Jojo itu harus angkat koper usai kalah di babak 16 besar.
Adalah tunggal putra asal Denmark Rasmus Gemke yang hentikan langkah Jojo di Kejuaraan Dunia 2026. Bertempat di Indra Gandhi Indoor Stadium, Jojo takluk 21-11, 13-21, 18-21.
Jojo sempat membuka kans untuk menang di laga ini. Dia sukses mengamankan kemenangan di game pertama.
Kemenangan yang dicetak pun jaraknya lumayan jauh. Selisihnya 10 poin.
BACA JUGA:Alwi-Jojo belum Terbendung di Kejuaraan Dunia 2026
Sayangnya, start apik itu tidak bisa dilanjutkan di dia game selanjutnya. Jojo menyerah di dua game itu.
Kekalahan yang membuat langkahnya terhenti di Kejuaraan Dunia 2026. Kekalahan yang membuat dia mebgubur dalam-dalam mimpi juara di ajang ini.
Jonatan Christie mengatakan, kekalahan di game kedua harus ditelan karena alami penurunan permainan. Situasi itu mampu dimanfaatkan Rasmus untuk bangkit dan membalikkan keadaan.
"Setelah menang di gim pertama, tadi gim keduanya agak sedikit turun tempo permainannya. Dan dia mengambil kesempatan itu. Ini harus dipikirkan lagi sebagai bahan evaluasi," terang Jojo usai pertandingan.
Jojo berjuang keras di babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026-PBSI-
Jojo sempat bangkit memasuki game ketiga. Sayangnya, semangat kebangkitan itu tidak cukup untuk kembalikannya di rel kemenangan.
"Awal game ketiga saya kembalikan ritmenya tapi dia juga menaikkan tempo dan itu membuat saya keteteran," ungkapnya.
BACA JUGA:Jojo Berada di Jalur Juara, Amankan Tiket 16 Besar Kejuaraan Dunia 2026
Gagal bangkit di dua game akhir membuat Jojo tidak bisa menyimpan raut kekecewaan. Ini karena dia sejatinya menggantungkan harapan bisa melangkah lebih jauh di ajang ini.
"Sangat kecewa pastinya karena saya datang ke sini dengan harapan yang besar serta fokus yang sudah bagus juga. Tapi ya di akhirnya memang harus menerima ini hasilnya," terangnya.