Ganda Putri Bertumbangan di 8 Besar Kejuaraan Dunia 2026

Jumat 21 Aug 2026 - 18:53 WIB
Reporter : Kumaidi
Editor : Kumaidi

BACAKORAN.CO - Ganda putri Indonesia bertumbangan memasuki babak 8 besar Kejuaraan Dunia 2026. Dua pasangan sekaligus takluk di Indra Gandhi Indoor Stadium, Jumat (21/8). 

Ganda putri yang pertama adalah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Unggulan ke-13 di ajang ini takluk kepada wakil Korea Selatan yang menempati unggulan ketiga, Baek Ha Na/Lee So Hee 11-21, 11-21.

Meski tumbang, Febriana Dwipuji Kusuma tetap mengucap syukur. Dalam pertandingan ini tidak alami cedera. 

“Alhamdulillah tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Hari ini memang tidak mudah, kami sudah menyiapkan beberapa pola dan sudah coba menerapkannya tadi,” jelasnya.

BACA JUGA:Jangan Asal Main! Rahasia Latihan Badminton yang Bikin Permainan Naik Level

“Tapi mereka sudah begitu siap dan alot sekali, ditambah kami pun kurang sabar dan akhirnya melakukan kesalahan,” lanjutnya.

Febriana mengaku tidak puas dengan perjalanannya di ajang ini. Terhenti di babak 8 besar bukan target yang diusung ketika akan berjuang di Kejuaraan Dunia 2026.

“Secara hasil pastinya kami belum puas tapi ada beberapa progress peningkatan yang kami rasakan dan itu ingin kami terus pertahankan,” ungkapnya.


Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari takluk kepada wakil Korea Selatan yang menempati unggulan ketiga, Baek Ha Na/Lee So Hee 11-21, 11-21.-PBSI-

Sementara itu, Meilysa Trias Puspitasari menambahkan bahwa kekalahan ini diambil pelajaran. Dia berharap bisa mampu bermain lebih baik ke depannya. 

“Kami harus bisa lebih tahan, lebih konsisten dan lebih sabar kalau bertemu dengan lawan dengan pola seperti mereka,” terangnya.

Ganda putri lainnya yang tumbang di babak 8 besar adalah Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum. Dia menyerah usai takluk dari Li Yi Jing/Luo Xu Min asal China dengan kedudukan 13-21, 14-21.

BACA JUGA:Tok! Aturan Baru Badminton Sistem Skor 15 x 3 Berlaku 4 Januari 2027, BWF Setuju!

Rachel Allessya Rose usai pertandingan mengatakan bahwa kekalahan ini lebih karena banyak melakukan kesalahan sendiri di lapangan. 

“Kami banyak melakukan kesalahan, banyak mati sendiri. Kami sudah coba mengikuti semua instruksi pelatih tapi hari ini pukulan kami banyak tidak pas,” jelasnya.

Kategori :