BACAKORAN.CO - Samsung Electronics menyiapkan program pengembalian dana kepada pemegang saham senilai lebih dari 100 triliun won atau sekitar US$71,75 miliar pada 2026, setelah perusahaan menikmati lonjakan keuntungan dari booming chip untuk kecerdasan buatan (AI). Program tersebut menjadi salah satu aksi pengembalian modal terbesar dalam sejarah perusahaan Korea Selatan.
Rencana ini menunjukkan bagaimana meningkatnya permintaan chip memori berperforma tinggi untuk pusat data AI mulai memberikan keuntungan besar bagi produsen semikonduktor.
BACA JUGA:Samsung Galaxy Tab S12 Series Lolos TKDN & Postel, Rilis Indonesia September 2026?
Mengapa Samsung Menyiapkan Pengembalian Dana Rekor?
Samsung mendapatkan momentum besar dari meningkatnya kebutuhan infrastruktur AI global.
Chip memori seperti high-bandwidth memory (HBM) menjadi komponen penting dalam sistem komputasi AI. Permintaan yang meningkat membuat bisnis semikonduktor Samsung mengalami pertumbuhan sangat kuat.
Pada kuartal II 2026, Samsung mencatat laba bersih sekitar 71,625 triliun won, sementara pendapatan mencapai rekor 171,5 triliun won.
Kinerja tersebut memberikan ruang lebih besar bagi Samsung untuk mengembalikan sebagian arus kas kepada investor sekaligus tetap melakukan investasi besar pada bisnis chip.
Berapa Nilai Program Pengembalian Saham Samsung?
Program yang diumumkan Samsung berada di kisaran 90 triliun hingga 110 triliun won, atau sekitar US$65 miliar-US$80 miliar berdasarkan nilai tukar yang digunakan sumber laporan.
Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan rekor program pengembalian sebelumnya.
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Total program 2026 | 90-110 triliun won |
| Perkiraan nilai dolar | US$65-US$80 miliar |
| Dividen kuartal III | 30 triliun won |
| Buyback saham | 15 triliun won |
| Porsi free cash flow | 50% |