Haji Isam Ditunjuk Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan, Netizen Sebut Ada Utang Budi Proyek Kertas Rp500 Miliar?

Minggu 23 Aug 2026 - 09:32 WIB
Reporter : Deby Tri
Editor : Deby Tri

BACA JUGA:Viral! PT Kiani Lestari dan Kertas Nusantara, Jejak Bisnis Presiden Prabowo di Kalimantan Timur

Postingan lanjutan menyebut: “nah terus apa untungnya bagi haji hisam? seluruh pengolahan kayu->kertas akan dihandle pabrik td. lahan yg dibakar akan jd Hutan tanam industri atau sawit. belum lagi dipermudah izin perusahaan, pendanaan, proyek pemerintah dan lain2.”

Klaim serupa juga muncul di Threads yang menyebutkan total dana recovery melebihi Rp500 miliar.

Fakta tentang PT Kertas Nusantara 

PT Kertas Nusantara (sebelumnya Kiani Kertas) dibeli Prabowo Subianto pada 2003. Pabrik di kawasan Mangkajang, Kalimantan Timur, sempat mati suri lebih dari satu dekade.

Pada Juni 2025, Haji Isam sempat mengunjungi kompleks pabrik tersebut, tiba dengan kapal J7 Explorer yang sempat viral karena memakai logo Kementerian Pertahanan.

BACA JUGA:Tiga Hari Hilang, Pria di Desa Ibul Belida Darat Ditemukan Membusuk di Semak

Kunjungan itu memicu spekulasi soal upaya recovery, meski belum ada pernyataan resmi detail dari kedua belah pihak mengenai pendanaan Rp500 miliar.

Haji Isam sendiri adalah pemilik Jhonlin Group yang bergerak di pertambangan batu bara, transportasi, infrastruktur, dan perkebunan sawit.

Ia menerima Bintang Mahaputra Utama dari Presiden Prabowo pada Agustus 2025 atas kontribusi ekonomi.

Ia juga dipercaya menangani proyek cetak sawah 1 juta hektare di Merauke, Papua Selatan, termasuk mendatangkan ribuan excavator dan mengubah kapal pesiar miliknya menjadi floating base camp.

BACA JUGA:Terbongkar, Dugaan Pelecehan Anak di Prabumulih Timur, Pelakunya Pria Dewasa

Haji Isam dikenal sebagai juragan besar sawit di Kalimantan Selatan, khususnya Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Data yang beredar menyebutkan puluhan ribu hektare HGU sawit Jhonlin berada di wilayah yang juga terdampak karhutla.

Beberapa netizen menyoroti potensi benturan kepentingan.

“Susah kalo pemimpin udah tersandera sama konglomerat dan mafia-mafia kaya pengusaha sawit,” tulis @achmadimas di X pada 23 Agustus 2026.

“Tpi orang kaya masak ngak ad 500 M lbih untuk recovery perusahaan sendiri? Jdi narasi buzzer beliau selama ini kaya bohong kah," tulis @dewita83063101.

Kategori :