LG & NVIDIA Percepat Kolaborasi Robotika 2026, Data Factory Seoul Jadi Mesin Baru Revolusi AI
BACAKORAN.CO - Persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai bergerak dari sekadar perangkat lunak menuju dunia fisik. Robot yang mampu memahami lingkungan, belajar dari pengalaman, dan menjalankan tugas secara mandiri menjadi salah satu medan persaingan berikutnya.
Melihat peluang tersebut, LG Electronics dan NVIDIA mempercepat kolaborasi di bidang robotika dan physical AI. Pusat perhatian kerja sama ini adalah LG Data Factory yang sedang dibangun di kampus R&D Yangjae, Seoul, Korea Selatan.
Menariknya, pertemuan kedua perusahaan di Seoul berlangsung hanya empat hari setelah LG Group dan NVIDIA menandatangani memorandum of understanding (MOU) di kantor pusat NVIDIA, Santa Clara, California, pada 13 Agustus 2026.
BACA JUGA:Harga Robot Anjing Polri yang Capai Rp3 Miliar Jadi Sorotan Netizen: Buat Apa?
Bagi industri, jarak waktu yang sangat singkat tersebut menunjukkan bahwa kerja sama ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi diarahkan untuk mempercepat pengembangan dan komersialisasi bisnis robotika.
LG Data Factory Jadi Pusat Pelatihan Robot
LG Data Factory dibangun di kawasan Yangjae R&D Campus, Seoul. Fasilitas ini memiliki luas sekitar 10.000 meter persegi, terdiri dari empat lantai, dan ditargetkan beroperasi penuh pada akhir 2026. LG juga berencana meningkatkan jumlah robot yang ditempatkan di fasilitas tersebut hingga mencapai ratusan unit.
Fungsinya bukan sekadar menjadi ruang demonstrasi robot.
Data Factory dirancang sebagai pusat untuk menghasilkan, mengumpulkan, memvalidasi, memperkaya, dan mensintesis data pembelajaran robot.
BACA JUGA:Mazda CX-60: SUV Premium Elegan dengan Teknologi Modern dan Driving Experience Kuat
Di dalamnya terdapat area pelatihan tempat robot melakukan berbagai tugas berulang. Data yang dihasilkan kemudian diperiksa dan disempurnakan sehingga dapat digunakan kembali untuk meningkatkan kemampuan robot.
Ada pula lingkungan rumah yang dibuat menyerupai kondisi nyata. Di area tersebut, LG CLOiD dilatih melakukan berbagai aktivitas rumah tangga, termasuk tugas membersihkan ruangan.
Sementara untuk kebutuhan industri, LG menyiapkan lingkungan manufaktur yang mensimulasikan proses di pabrik mesin cuci LG di Tennessee, Amerika Serikat. Robot belajar memindahkan, menata, hingga merakit berbagai komponen.
LG CLOiD dan NVIDIA Bangun “Data Flywheel”
Salah satu kunci kolaborasi LG dan NVIDIA adalah penggabungan data yang telah dikumpulkan LG selama puluhan tahun dari sektor manufaktur dan logistik dengan teknologi robotika NVIDIA.
Konsep yang dibangun adalah data flywheel, yakni siklus ketika robot mengumpulkan data, data diproses dan digunakan untuk pembelajaran, kemudian kemampuan robot meningkat dan menghasilkan data baru untuk proses pembelajaran berikutnya.
BACA JUGA:Teknologi HP 2026 Makin Gila! AI, Kamera, Baterai hingga Chipset Jadi Senjata Utama Smartphone